Berita

ISU PERPECAHAN NASDEM

Demi Kebesaran Nasdem, Rio Capella Siap Digantikan Surya Paloh

SELASA, 13 NOVEMBER 2012 | 18:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella menegaskan saat ini partai yang ia pimpin solid, tidak ada perpecahan, apalagi prahara seperti yang diberitakan.

"Tidak benar terjadi itu prahara, ada perpecahan. Tidak benar itu. Semua tersenyum dan geli mendengar berita ini. Bahwa partai ini tetap partai yang solid. Saya pun masih di Balikpapan untuk menghadiri pelantikan-pelantikan. Pemimpin tetap Pak Surya, nggak mungkin pecah," ungkap Rio saat dihubungi Rakyat Merdeka Online (Selasa, 13/11).

Meski begitu dia membenarkan, bahwa dalam waktu dekat Partai Nasdem akan menggelar kongres. Agendanya adalah membicarakan tentang penyempurnaan pengurus dan hal-hal penting lainnya terkait persiapan pemenangan dalam Pemilihan Legislatif dan Presiden 2014 mendatang.

"Pengurus DPP itu ada 13 orang. Di provinsi 11 orang, DPD 8 orang, kecamatan ada 6 orang. Mengapa kita membuat minimalis, karena menghadapi verifikasi administrasi di kemenkumham dan verifikasi faktual di KPU. Nah, ke depannya fase tantangan partai ini adalah persiapan menghadapi Pemilu dan Pilpres 2014 mendatang. Oleh karena itu, tidak mungkin hanya dibebankan kepada 13 orang ini. Kita berencana mengembangkan kepengurusan sesuai beban kerjanya. Rencana kita 17 orang di DPP. Makanya diperlukan musyawarah," jelasnya.

Karena itu dia membantah pernyataan Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Kemasyaratan Nasional Demokrat Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdjianto. Sebelumnya Tedjo mengungkapkan agenda Kongres adalah menyerahkan mandat pengurus DPP Partai Nasdem kepada Surya Paloh karena tugas yang diberikan kepada Rio dan Sekjen Ahmad Rofiq untuk membentuk partai sudah selesai.

"Nggak ada itu. Di dalam partai ini sejalan dengan fungsi dan kemampuan masing-masing. Itukan omongan Pak Laksamana Tedjo pribadi, bukan keputusan organisasi. Tapi hubungan saya dengan Pak Tedjo nggak ada masalah, dengan semua pihak tak ada soal," tegasnya.

Makanya, Rio mengimbau kepada semua pengurus, kader, dan simpatisan Partai Nasdem untuk konsentrasi menghadapi verifikasi faktual dan Pemilu 2014. Dia juga mengingatkan kepada kadernya untuk tidak terpengaruh dengan suara-suara yang mengatakan Nasdem pecah.

"Bahwa ada suara-suara (berbeda), ciri-ciri partai besar. Bahwa ada pihak ketiga dan sebagainya (yang memanfaatkan isu ini), mungkin saja. Tapi ngapain urus pihak ketiga," katanya santai.

Rio mengungkapkan itu bukan berarti tidak mau diganti sebagai Ketua Umum. Baginya, di dalam sebuah partai, reorganisasi dan revitalisasi itu adalah hal yang biasa. "Siapapun ketua umum pasti siap diganti. Tapi ada AD/ART yang mengatur. Saya selaku ketua menghormati Pak Surya. Jadi tidak ada masalah kalau Pak Surya memimpin partai ini. Kalau Pak Surya menggantikan saya, saya siap demi kemajuan dan kebesaran partai," demikian Rio. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya