Berita

Teten Masduki

Wawancara

WAWANCARA

Teten Masduki: Kalau Ingin Kekuasaan Di Jabar, Saya Terima Tawaran Gerindra

MINGGU, 11 NOVEMBER 2012 | 09:42 WIB

Teten Masduki tidak mengetahui apa alasan PDI Perjuangan memilihnya menjadi calon wakil gubernur Jawa Barat mendampingi Rieke Diah Pitaloka.  

“Saya merasa luar biasa karena par­tai besar, PDI Perjuangan akhi­r­­nya memilih saya. Padahal banyak yang mendaftar,” kata Teten Mas­du­ki kepada Rakyat Mer­deka, kemarin.

Aktivis anti korupsi itu merasa yakin PDI Perjuangan mempu­nyai perhitungan soal elekta­bili­tas dirinya.

“Selain itu, kami punya misi yang sama, yakni melakukan pe­ru­bahan di Jabar, termasuk mem­berantas korupsi. Makanya saya turun gunung,” paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya;


Partai Gerindra menilai An­da pantas jadi cagub, kena­pa mau cawagub?

Tentu saja sebenarnya saya ingin punya kewenangan yang le­bih besar. Tapi kalau dipasangkan dengan Rieke Diah Pitaloka, saya sudah ada komitmen ide sejak lama untuk membenahi Jabar.

Kami sudah sepakat untuk mem­perbaiki kesejahteraan rak­yat Jabar dan melakukan peru­bahan. Tidak mempermasalahkan posisi 1 dan 2. Kami menyerah­kan kepada keputusan parpol.


Kenapa tidak tertarik tawa­ran Gerindra?

Kalau saya ingin kekuasaan di Jabar,  saya terima tawaran Gerin­dra. Tapi saya tidak seperti itu. Prio­­ritas saya punya pasangan yang se-ide dengan saya.

Rieke itu orangnya sangat de­kat dengan rakyat kecil. Itu sa­ngat bagus karena mengetahui lang­sung keluhan masyarakat.  

    

Gerindra akhirnya memu­tus­kan tidak mendukung An­da, tanggapannya?

Saya nggak tahu kalau soal itu. Waktu itu kan saya pernah bilang ke Gerindra, silakan langsung ke PDIP. Karena saya tidak punya ke­wenangan untuk mengatur koa­lisi. Saya tidak punya kapasi­tas untuk mengatur itu.

   

Jika hanya jadi wakil, apa yang bisa Anda lakukan untuk Jabar?

Ya, nantilah itu. Kalau kami ter­­pilih, tentu ada pembagian ker­ja dengan Rieke meskipun secara normatif terbatas. Harus dike­tahui, Jabar itu begitu luas dan ma­­sih banyak masalah.


Bukankah kalau wakil itu tidak banyak berbuat?

Saya ini sudah membuat kese­pakatan dan berbagi peran. Saya wakil dan bukan ban serep, se­mua­nya sebagai upaya mem­ba­ngun Jabar. Saya dan Rieke sama-sama tidak ingin mem­posisikan diri sebagai nomor satu atau dua.

Kami memposisikannya seba­gai satu paket dengan satu visi dan misi. Hal ini penting dari awal agar kami di tengah jalan ti­dak pecah.

   

Sebagai aktivis anti korupsi, anda siap membersihkan Jabar dari praktek korupsi?

Ya dong. Itu yang saya usung. Sa­ya akan mengundang LSM-LSM untuk ikut berpartisipasi agar pemerintahan ini terbuka dan transparan, termasuk te­man-teman LSM. Kami undang un­tuk membantu membenahi soal ang­garan yang selama ini tidak beres.

Saya akan mengusung  transpa­ransi di Jabar, sehingga teman-te­man LSM dan masyarakat bisa ikut membangun dalam peren­ca­naan anggaran.

   

Kalau selama ini bagai­mana?

Selama ini memang kurang trans­­paran. Sekarang ini alokasi anggarannya 50 persen untuk bia­ya birokrasi dan politik. Kecil untuk masyarakat. Mayoritas alokasi anggarannya akan saya arahkan ke rakyat.

   

Masalah apa yang paling penting di Jabar?

Problem Jabar itu kemiskinan, lapangan kerja, dan infrastruktur. Itu yang akan kami kembangkan untuk menjawab persoalan itu. Daya beli masyarakat masih ku­rang. Solusinya harus ada prio­ri­tas di pembangunan Jabar untuk men­ciptakan lapangan kerja dan dan ekonomi rakyat.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya