Berita

George Entwistle/IST

Dunia

Buntut Berita Skandal Seks, Dirut BBC Mengundurkan Diri

MINGGU, 11 NOVEMBER 2012 | 08:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemberitaan mengenai skandal seks yang diduga melibatkan pejabat tinggi pemerintahan Inggris di era 1980an berbuah pengunduran diri Direktur Umum British Broadcasting Corporation (BBC), George Entwistle.

"Saya telah memutuskan hal terhormat (bagi saya) adalah mengundurkan diri dari jabatan direktur umum," ujar Entwistle dalam jumpa pers seperti dikutip dari CNN beberapa saat lalu.

"Kejadian luar biasa selama beberapa minggu terakhir membuat saya menyimpulkan bahwa BBC harus memilih pemimpin baru," sambungnya dengan nada sedih.

Untuk sementara, Direktur Audio dan Musik BBC, Tim Davie, ditunjuk sebagai pejabat Direkrut Umum BBC Worldwide.

Pemberitaan mengenai skandal seks pejabat tinggi Inggris itu diudarakan pada tanggal 2 November lalu dalam program Newsight yang mengangkat pengakuan Steve Messham bahwa dirinya pernah menjadi korban pelecehan seksual seseorang yang merupakan figur penting pemerintahan. Ketika itu Messham tinggal di sebuah rumah di Wrexham, di utara Wales, tempat negara mengasuh anak-anak yatim piatu.

Belakangan diketahui bahwa klaim itu palsu.

Sementara sejumlah nama dalam kabinet Margareth Tatcher telah disebut-sebut sebagai pihak yang mungkin melakukan pelecehan seksual itu.

Perdana Menteri David Cameron pun sudah sempat berbicara keras mengomentari pemberitaan skandal seks itu. Kata Cameron, masyarakat Inggris tidak dapat menerima prilaku phedofil termasuk bila dilakukan oleh tokoh yang memiliki posisi tinggi di tengah masyarakat.

Sehari setelah pengakuannya diberitakan BBC, Messham kembali bicara. Kali ini ia mengatakan salah memberikan informasi. Ia meminta maaf atas pernyataan yang dia sampaikan sebelumnya.

Permintaan maaf yang sama juga telah disampaikan BBC.

"Kami juga meminta maaf yang sedalam-dalamnya (unreservedly) untuk pemberitaan ini," demikian pernyataan resmi BBC. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya