Berita

Laksamana Tedjo: Mungkin Surya Paloh Merangkap Ketua Ormas dan Partai Nasdem

SABTU, 10 NOVEMBER 2012 | 21:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Organisasi Kemasyarakatan Nasional Demokrat tidak akan dibubarkan bila Surya Paloh benar pada akhirnya mengambil alih dan menjadi Ketua Umum DPP Partai Nasdem.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan Ormas Nasional Demokrat Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdjianto dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online tadi pagi (Sabtu, 10/11).

"Tidak. Ormas sendiri, partai sendiri. Karena ormas adalah berpolitik, mengerti politik, tapi bukan partai politik. Dan dia anggotanya semua partai bisa menjadi anggota Ormas Nasional Demokrat, pegawai negeri juga boleh, semua boleh. Tapi Partai Nasdem otomatis menjadi anggota ormas Nasional Demokrat. Tapi anggota ormas bukan berarti Partai Nasdem," jelasnya.

Soal apakah Surya Paloh akan tetap memimpin ormas Nasional Demokrat atau tidak, setelah menjadi Ketua Umum Partai Nasdem, dikatakan mantan KSAL, hal itu masih akan dibahas lebih lanjut. Bisa jadi ormas dilepas, atau Surya Paloh memimpin sekaligus ormas dan partai.

"Nanti mungkin yang ormas akan dilepas. Tapikan boleh-boleh saja. Misalnya, ketua Partai Golkar menjadi pimpinan ormas kan boleh boleh saja. Tapi nantilah itu," tandas Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya