Berita

surya paloh/ist

Inilah Alasan Kenapa Surya Paloh Tidak Pimpin Partai Nasdem Sejak Awal

SABTU, 10 NOVEMBER 2012 | 16:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Organisasi Kemasyarakatan Nasional Demokrat sejak awal memang disiapkan untuk menjadi partai politik peserta Pemilihan Umum 2014. Makanya, Surya Paloh juga sebenarnya sudah disiapkan akan menjadi ketua umum partai. Tapi perubahan dari ormas ke partai, direncanakan secara bertahap.

"Begini kenapa kok tidak dari dulu Pak Surya Paloh (pimpin partai). Jadi dulu Ormas Nasional Demokrat ini kan (atas) kesepakatan anggota, ormas ini jadi partai ikut di Pemilu. (Tapi) secara pelan-pelan atas keinginan seluruh anggota Ormas," ujar Ketua Majelis Pertimbangan Ormas Nasional Demokrat Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdjianto dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online tadi pagi (Sabtu, 10/11).

Tapi rencana awal itu tidak terlaksana. Pasalnya, DPR mengesahkan UU Partai Politik, yang salah satu klausulnya menyebutkan, partai peserta Pemilu 2014 harus terbentuk 2,5 tahun sebelum Pemilu digelar.

"Tapi sembilan partai di Senayan menjegal (rencana awal) ini. (Partai di Senayan) membuat UU Partai Politik, bahwa partai politik yang ikut pemilu minimal harus sudah terbentuk 2,5 tahun sebelum Pemilu. Berarti kita hanya punya waktu 3-6 bulan. Sehingga kalau langsung (partai) diambil alih oleh Pak Surya Paloh, kan sulit. Makanya Pak Surya Paloh tetap pegang ormas, tapi diperintahkanlah beberapa anggota ormas, Rio, Rofq itu bikin Partai Nasdem. Sehingga kita secara hukum, sah sebagai partai politik karena terbentuknya 2,5 tahun sebelum Pemilu," jelasnya.

Patrice Rio Capella dan Ahmad Rofiq masing-masing adalah Ketua Umum dan Sekjen DPP Partai Nasdem saat ini.

" Nah ini berjalan terus. Kemudian, karena (masih tahap) verifikasi, kan tidak boleh ada perubahan keanggotaan. Makanya didiamkan saja sampai selesai verifikasi. Nah, sekarang verifikasi sudah selesai, sudah clear, kita sudah dinyatakan lolos, kita siapkan mengembalikan mandat yang diberikan Pak Surya Paloh tadi kepada yang memberikan mandat, yaitu Pak Surya Paloh untuk kembali membawa kapal besar ini menuju ketujuannya," sambung mantan KSAL ini.

Dia curiga, dari awal partainya memang hendak dijegal oleh partai-partai yang ada di Senayan. Tapi, Partai Nasdem melawan semua itu.

"Kita memang selalu dijegal oleh orang di Senayan sana. UU Partai Politik mengatakan hanya partai politik baru yang diverifikasi. Tapi kita melakukan judicial review (ke MK). Setelah uji materi, semua diverifikasi. Ternyata panik semua. Partai besar pun tidak punya suktruktur sampai tingkat bawah. Ternyata yang siap hanya Partai Nasdem. Kan begitu. Ada hikmahnya kita diperlakukan demikian. Karena justru kita siap," tandas Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya