Berita

surya paloh/ist

Surya Paloh Sudah Kasih Sinyal Siap Jadi Ketua Umum Partai Nasdem

SABTU, 10 NOVEMBER 2012 | 14:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Nasional Demokrat, Surya Paloh diharapkan bersedia menjadi Ketua umum DPP Partai Nasdem.

"Diharapkan demikian," jelas Ketua Majelis Pertimbangan Ormas Nasional Demokrat Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdjianto dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online tadi pagi (Sabtu, 10/11).

Dia beralasan, Ketua Umum dan Sekjen DPP Partai Nasdem saat ini yaitu Patrice Rio Capella dan Ahmad Rofiq hanya diberi mandat oleh Surya Paloh untuk membentuk partai.

"Karena Ketua sekarang ini kan hanya diberi mandat oleh Pak Surya untuk membentuk Partai Nasdem sampai verifikasi. Setelah lolos verifikasi sampai kita bisa ikut Pemilu, ini akan diambil alih oleh Pak Surya Paloh. Sudah direncakanakan sejak awal. Ini sudah ada rangkaiannya sejak dua tahun lalu," ungkapnya.

Di DPP Partai Nasdem, Surya Paloh saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Nasional Partai. Dan Laksamana tedjo menampik, saat ditanya, apakah dengan Surya Paloh menjadi Ketua Umum tidak menjatuhkan wibawanya karena saat ini dia sudah menjadi Ketua Majelis Nasional Partai (MNP) Partai.

"Organisasi (MNP) sekarang ini kan sementara. Untuk mewadahi antara ormas dan partai dibentuk pos sehingga beliau sebagai Ketua Majelis Nasional Partai. Inikan organisasi sementara. Setelah konvensi (bulan Januari) nanti, barulah ditata siapa ketua umumnya dan sebagainya. Diharapkan Pak Surya Paloh menjadi Ketua Umum Partai Nasdem," jelasnya.

Maksud diharapkan ini bagaimana? Apakah hanya keinginan beberapa orang atau Surya Paloh sudah memberi signal siap pimpin Partai Nasdem.

"Dia siap. Sudah memberikan sinyal. Tapi kan, belum mengatakan saya akan.., belum. Tapi nanti setelah ini kita berharap beliau mengambil alihnya setelah konvensi atau kongres," jelas Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur ini.[zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya