Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Rawan Malnutrisi, Manula Mesti Rajin Cek Kesehatan

Fungsi Organ Menurun & Sulit Dideteksi
JUMAT, 09 NOVEMBER 2012 | 08:28 WIB

Kekurangan malnutrisi saat ini tidak hanya menyerang pada bayi dan anak-anak, orang usia lanjut juga sangat berisiko tinggi terkena malnutrisi. Hal itu dikarenakan pengaruh usia, penyakit atau gangguan emosi serta penurunan fungsi organ.

Malnutrisi pada orang usia lanjut sulit dideteksi apakah se­hat atau tidak kondisi tubuhnya. Se­bab, malnutrisi terjadi karena kon­disi tubuh tidak mendapat asupan gizi secara cukup, keti­dakseimbangan protein, energi serta zat gizi lainnya.

Menurut ahli geriatri dari Fa­kultas Kedokteran Universitas In­donesia-Rumah Sakit Cipto Ma­ngunkusumo (FKUI-RSCM) Siti Setiati, prevalensi malnut­risi pa­da manusia usia lanjut (manula) sangat tinggi. Pada usia di atas 50 tahun men­capai 22 persen, di usia 60-69 tahun se­kitar 25 persen, dan pada orang berusia 70-79 tahun men­capai 27 persen.

Dari penelitian yang dila­kukan Siti terhadap 702 pasien usia lanjut rawat jalan di 10 rumah sa­kit di Indonesia, seba­nyak 56,7 persen berisiko mal­nutrisi dan 2,14 per­sen terbukti malnutrisi.

Dalam penelitian yang sama, sebanyak 10,4 persen dikla­si­fi­kasikan memiliki berat badan ren­dah dan indeks massa tubuh (BMI) kurang dari 18,5 kilogram per meter persegi atau berat ba­dan ku­rang. Kemudian 22 persen pa­sien mengalami obesitas atau kele­bihan berat badan.

“Ada banyak faktor yang mem­buat mereka malnutrisi, an­tara lain perubahan komposisi tu­buh dan fungsi organ, gang­guan kesehatan. Misalnya pe­ngi­dap diabetes, pe­ngapuran pa­da lutut, masalah gigi hingga gangguan pencernaan dan asup­an nutrisi yang kurang serta gang­guan emosi,” papar Siti.

Malnutrisi pada manula bisa menyebabkan pe­nyem­buhan luka menjadi lama, komplikasi penya­kit, menu­run­nya masa otot, hing­ga menye­bab­kan ber­tambahnya waktu tinggal di rumah sakit.

“Biaya rata-rata perawatan orang usia lanjut yang terkena malnutrisi 65 persen lebih tinggi dibanding dengan yang gizinya baik,” imbuhnya.

Konsultan Geriatri dari FKUI-RSCM Nina Kemala Sari me­nam­bahkan, manula disarankan untuk rajin mengecek kondisi tubuhnya di dokter serta menja­ga pola makan dan hidup sehat.

“Dengan rajin kontrol ke dok­ter, menjaga pola makan dan ra­jin olahraga akan terhindar dari ri­siko malnutrisi. Sebab, sema­kin tua umur makin banyak ma­salah yang dihadapi. Seperti muncul­nya penyakit, kondisi kog­nitif me­­nurun, masalah eko­nomi dan lainnya,” jelasnya.

Nina menjelaskan, pengecek­an tubuh sejak dini sangat pen­ting bagi orang usia lanjut. “Peru­ba­han pola makan dan berat ba­dan mesti diwaspadai ka­rena itu gejala malnutrisi. Rajinlah kon­trol ke petugas me­dis yang me­ra­wat orang usia lanjut,” saran Nina.

Selain itu, pendekatan emosi lewat keluarga juga bisa dila­kukan untuk membujuk para manula supaya mau makan dan rajin olahraga. “Kalau badan­nya sudah kurus, sebaiknya jangan disuruh pantang ini dan itu. Su­dah mau makan saja su­dah bagus untuk menjaga tubuh tetap se­hat,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya