Berita

Rieke Diah Pitaloka

Rieke Disarankan Mundur dari DPR

KAMIS, 08 NOVEMBER 2012 | 14:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Rieke Diah Pitaloka disarankan mundur dari DPR setelah disahkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai calon gubernur Jawa Barat. Saat ini Rieke duduk di Komisi IX DPR yang menangani masalah kesehatan, transmigrasi dan ketenagakerjaan.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Teguh Santosa, mengungkapkan pengunduran diri Rieke dari DPR ini akan semakin menunjukkan ke publik bahwa dia bersungguh-sungguh ingin membangun Jawa Barat dan bukan maju hanya sekadar mencari peruntungan, yang kalau gagal, bisa kembali ke Parlemen.

"Hal ini juga bisa mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya," ujar Teguh (Kamis, 8/11).

Rieke selama ini dikenal kritis dan konsisten dalam membela hak-hak buruh. Teguh yakin, pengganti Rieke nanti juga akan bisa melakukan hal serupa bahkan lebih.

"BS kader PDIP tulen dan sudah bekerja keras membesarkan PDIP sejak lama," sambungnya.

BS yang dimaksud oleh Teguh adalah Beathor Suryadi. Beathor satu daerah pemilihan dengan Rieke dan Taufiq Kiemas pada pemilihan umum 2009 lalu, yaitu Jawa Barat II yang melingkupi daerah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Pada Pemilu lalu, Taufiq nomor urut 1, Rieke nomor 2, dan Beathor di urutan ketiga. Bila Taufiq atau Rieke mundur, maka yang berhak menggantikan adalah Beathor.

Dukungan agar BS duduk di Senayan menggantikan Rieke juga bergulir. Saat ini, beredar BlackBerry Messenger di kalangan sesama aktivis perihal dukungan kepada aktivis senior tersebut.

"BS adalah seorang aktivis yang sangat idealis, memperjuangkan upah pekerja dan prajurit rendahan TNI-Polri di atas Rp 6 juta, menghapus sistem outsourcing, serta jaminan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia," demikian salah satu kutipan dari BBM tersebut. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya