Berita

dahlan iskan

Dahlan Iskan akan Kirim Nama-nama Anggota DPR Pemalak Lainnya Hari Ini

RABU, 07 NOVEMBER 2012 | 09:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini akan mengirim nama-nama lain anggota DPR lainnya yang diduga memeras perusahaan negara. Pengiriman nama-nama ini juga atas pemintaan BK DPR bukan inisiatif mantan Dirus PLN itu.

"Sesuai permintaan BK DPR, Pak Dahlan diminta mengirim nama-nama tambahan. Dan disepakati hari ini. Oleh karena itu, Pak Dahlan memenuhi janji itu," jelas Jurubicara Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 7/11).

Namun, Faisal enggan menyebut siapa saja anggota DPR lainnya yang meminta upeti ke perusahaan pelat merah itu. Bahkan, berapa nama yang akan dikirim Dahlan, Faisal tutup mulut. Sebelumnya, Dahlan menyerahkan dua nama, yang belakangan terungkap yaitu anggota Komisi VI DPR Idris Laena dan anggota Komisi XI DPR Sumaryoto.

"Kalau nama-nama itu, yang berhak menyampaikan BK. Pak Dahlan seperti yang diminta BK menyerahkan ke BK. Saran saya lebih baik tanya ke BK. Apalagi itukan sifat surat menteri tertutup. Konfirmasi ke BK. Yang meminta mereka yang berhak membuka juga mereka," ungkap Faisal.

Namun, hari ini, Dahlan tidak langsung bertemu dengan BK DPR. Tapi, hanya mengirim lewat surat. Hal itu juga disampaikan sendiri oleh Dahlan sesuai bertemu BK pada Senin lalu.

"Waktu itu saya tidak menyebut sepuluh, tapi sekitar sepuluh, jadi bisa delapan, bisa sembilan, bisa sebelas (nama anggota DPR). Saya akan susulkan itu tidak dengan pertemuan, tapi tertulis, pada hari Rabu," ujar Dahlan, bos Jawa Pos ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya