Berita

sahat sinaga/ist

Politik

Sudah Semestinya DKPP Periksa Pelanggaran Husni Kamil Cs

SELASA, 06 NOVEMBER 2012 | 17:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus melaksanakan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang salah satunya adalah menyertakan 12 partai politik (Parpol) dalam proses verifikasi faktual bersama 16 parpol lain yang sedang menjalani tahapan tersebut.

Begitu disampaikan Sekrtaris Jenderal Partai Damai Sejahtera, Sahat Sinaga kepada Rayat Merdeka Online, Selasa (6/11).

"Sesuai UU Nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu, prosesnya demikian," kata dia.

PDS merupakan salah satu dari ke 12 parpol yang sebelumnya dinyatakan KPU tidak lolos verifikasi administrasi. Ke 12 partai tersebut adalah Nasrep, PDS, Partai Republik, PPPI, Partai Buruh, PKNU, PDK, Partai SRI, Partai Kedaulatan, Partai Karya Republik, Partai Kongres, dan PKPP.

PDS, ujar dia, akan terus mengungkap pelanggaran yang dilakukan KPU saat mengumumkan PDS tidak lolos verifikasi administrasi. Data dan fakta akan disampaikan terutama melalui Bawaslu dan lembaga peradilan yang tersedia.

Terkait rekemondeasi Bawaslu agar DKPP memeriksa lebih lanjut dugaan pelanggaran yang dilakukan Ketua KPU Husni Kamil Malik dan semua anggotanya, Sahat menegaskan hal itu juga sudah sepantasnya dilakukan DKPP.

Atas keputusan tersebut, dia berharap KPU berubah.

"KPU hendaknya melakukan tugas dengan lebih baik, diharapkan semua potensi bangsa jangan intervensi KPU," tandas Sahat. [dem]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya