Berita

Aburizal Bakrie

Wawancara

WAWANCARA

Aburizal Bakrie: Buka Saja Siapa Pemeras BUMN, Sehingga Tidak Menjadi Gosip

SENIN, 05 NOVEMBER 2012 | 08:32 WIB

Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak ambil pusing adanya pesan singkat yang menyebutkan lima kadernya sering memeras Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Buat apa ditanggapi, saya ti­dak akan bersikap. Lah itu kan be­rita kaleng,” kata Aburizal Ba­krie ke­pada Rakyat Merdeka, di Jakarta.

Aburizal Bakrie yang akrab di­sa­pa Ical itu menyesalkan adanya pesan singkat yang memuat ini­sial anggota DPR yang memeras BUMN.

“Saya heran yang kayak begini kok dibesar-besarkan. Pak Dah­lan Iskan saja bilang SMS itu bu­kan dari mereka,” ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya:


Bagaimana soal pernyataan Dah­lan bahwa ada 10 anggota DPR yang meminta jatah ke BUMN?

Sebutkan dulu siapa 10 ang­gota DPR itu. Saya tidak mau me­nanggapi kalau belum jelas siapa orangnya.


Apa perlu Dahlan membong­kar nama-nama itu?

Ya, buka saja, dan bongkar sa­ja, sehingga semuanya tidak men­jadi gosip. Kalau sekarang ini kan gosip saja bahwa nama-nama di SMS itu.

 

Sekretaris Kabinet Dipo Alam kan juga sudah menge­luar­kan surat terkait indikasi adanya anggota DPR yang memeras?

Tidak ada. Dipo Alam juga ti­dak ada buka surat itu.

Maka sa­ya tidak tahu juga apa benar ada BUMN diperas.


Apakah Anda tetap mene­lusuri itu?

Kan sudah saya bilang tadi ini be­rita kaleng. Ibaratnya ini sama aja seperti orang belum kawin su­­­­dah berangan-angan maunya ber­besan dengan si itu. Kan ini aneh, kawin aja belum, punya anak saja belum, udah berharap jauh-jauh hari.

Intinya, jangan lah kita meng­hukum seseorang, padahal belum tentu benar seperti berita kaleng itu.


Bagaimana kalau Dahlan membongkar 10 anggota DPR yang meminta jatah ke BUMN, lalu ada kader Partai Golkar, tanggapan Anda?

Kalau masalah korupsi tentu kita mau memberantas hingga keakar-akarnya. Tapi tentunya dengan bukti yang dapat diper­tang­gungjawabkan.

Maksudnya dengan putusan pengadilan?

Itu kan memang keharusan. Karena kita negara hukum. Maka seperti yang tadi saya bilang, se­belum seseorang itu terbukti, ma­ka semua orang tidak boleh dika­takan bersalah. Sekarang ini kan hukum belum memutuskan atau memberikan vonis apa-apa.


Apa isu itu merugikan par­tai?

Apanya yang bisa merugikan, wong itu berita kaleng.  [Harian Rakyat Merdeka]


Apa isu itu merugikan par­tai?

Apanya yang bisa merugikan, wong itu berita kaleng.  [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya