Berita

Ali Masykur Musa

Wawancara

Ali Masykur Musa: Kami Siap Audit Investigasi Keuangan Sekretariat MA

MINGGU, 04 NOVEMBER 2012 | 08:17 WIB

Bila ada permintaan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) siap melakukan audit investigasi keuangan sekretariat Mahkamah Agung (MA).

‘’Pada dasarnya semua lem­ba­ga negara hasus diperiksa keua­ngannya. Tapi kalau ada per­min­taan khusus agar dilakukan audit investigasi, tentu kami siap me­la­kukannya,’’ ujar anggota BPK  Ali Masykur Musa kepada Rak­yat Merdeka, kemarin.

Sebelumnya diberitakan, Ha­kim Agung Gayus Lumbuun ber­harap BPK melakukan audit in­vestigasi terhadap keuangan MA, khususnya sumbangan pribadi yang diberikan Sekretaris MA Nurhadi.

Gayus menilai sumbangan ter­sebut harus transparan. Bahkan jika sumbangan melebihi Rp 10 juta, harus dilaporkan ke KPK.

Menurut Gayus Lumbuun, sum­bangan kepada instansi ne­gara harus dilaporkan secara res­mi kepada negara. Jika tidak, ma­ka bisa berakibat fatal. Apalagi da­lam setahun MA mendapat ku­curan APBN Rp 5,6 triliun . Dengan dana tersebut, Nur­hadi diminta menjelaskan ke publik apakah cukup atau ti­dak anggaran itu per tahunnya.

Ali Masykur Musa selanjutnya mengatakan, sumbangan kepada lem­baga negara, terutama lemba­ga hukum seperti MA, sama sekali tidak dibenarkan.

“Sumbangan seperti itu kan tidak boleh. Kalau kondisinya se­perti itu, bisa saja dilakukan audit investigasi,” ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Kenapa tidak boleh me­nyum­bang?

Iya dong. Dalam aturan yang ada, semua alat negara yang me­nerima dana pribadi karena ala­san apapun tidak diperkenankan dan melanggar aturan.

Kalau penerimaan itu dila­porkan?

Tidak boleh juga. Penerimaan negara itu kan harus dari APBN. Be­lanja negara itu dari APBN, bu­kan orang per orang. Apalagi dari pegawai MA kemudian di­ma­sukkan menjadi aset MA. Itu juga tidak boleh.

Apakah ketidakadilan fasili­tas hakim agung dan PNS itu akan diperiksa BPK juga?

Saya rasa itu urusan rumah tang­ga MA. Mulai dari gaji, tun­ja­ngan dan fasilitas lainnya, menjadi kewenangan tata kelola keuangan rumah tangga MA.

O ya, apa saja yang dipe­rik­sa?

Yang menjadi kewenangan BPK dalam konteks pe­meriksaan keuangannya dan dari segi pe­meriksaan kinerja lem­ba­ga juga menjadi bagian pemerik­saan BPK.

Apakah perorangan bisa me­minta BPK melakukan audit investigasi sebuah lembaga negara?

Tidak bisa. Tentu harus insti­tusi. Bisa dari DPR, dalam hal ini Komisi III atau lembaga lain­nya. Pada prinsipnya selama ada per­mintaan, kami bisa masuk me­lakukan pemeriksaan kepada sia­papun, termasuk MA dan KPK.

Apakah ada permintaan langsung dari DPR atau lain­nya?

Selama ini sih belum ada per­mintaan untuk audit investigasi dari lembaga atau institusi mana­pun, agar keuangan sekretariat MA diaudit. Tapi  sekali lagi, ka­mi juga bisa berinisiatif. Kami  siap memeriksa siapapun dan apapun. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya