Berita

dede yusuf

Bupati dan Walikota PDIP se-Jabar Dukung Dede Yusuf

JUMAT, 02 NOVEMBER 2012 | 20:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mayoritas bupati dan wali kota se-Jawa Barat yang berasal dari PDI Perjuangan mendukung Dede Yusuf maju dalam pemilihan gubernur Jawa Barat. Mereka juga berharap, PDIP berkoalisi dengan Demokrat memenangkan Wakil Gubernur Jabar tersebut.

"Kita mengharapkan hubungan antara gubernur dan wagub supaya betul-betul harmonis, para kepala daerah di seluruh Jabar bisa lebih memperkuat kerjasama, ke depan bisa lebih baik," ujar Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda dalam keterangan pers, Jumat (2/11).

"Saya sudah bertemu. Boleh dianggap saya bupati tertua di Jabar. Kadang-kadang kita ajak bupati dan walikota lain bertemu dengan Pak Dede. Semua memiliki kesepahaman mendukung Pak Dede untuk berkoalisi," sambungnya.

Tapi, Aang enggan merinci bupati dan walikota mana yang ia maksud.

"Kalau disebutkan satu per satu nggak enak. Yang jelas mereka kepala daerah mendukung agar bisa koalisi dengan Pak Dede," ungkap politisi PDIP ini lagi.

Sekadar informasi, kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan di Jawa Barat adalah Bupati Kuningan, Bupati Majalengka, Bupati Sumedang, Bupati Subang, Bupati Cirebon dan Wali Kota Cirebon.

Meski begitu, sebagai kader PDIP, dia mengaku akan menunggu keputusan resmi dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, apakah akan maju sendiri atau berkoalisi.

"Kita sih terserah pimpinan partai. Walaupun berharap bisa koalisi dengan Pak Dede, siapapun yang diusung Ibu Ketum, kami sebagai kader akan patuh pada putusan partai. (Tapi) Akan lebih bagus Demokrat dan PDIP berkoalisi," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya