Berita

Mahasiswa UIN Tak Bangun-bangun, Ternyata sudah Wafat

MINGGU, 28 OKTOBER 2012 | 22:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Reiy Ikhsan Al Madury dikabarkan meninggal dunia petang tadi (Minggu, 28/10).

Kabar itu didapat dari Ketua Umum DPP Garda Muda Nasional Kuntum Khoiru Basya lewat broadcast BBM yang diterima redaksi sesaat lalu. Reiy aktif di organisasi sayap PAN tersebut.

"Yang bersangkutan tadi pagi sempat olahraga di daerah Ciputat lalu kembali ke kontrakannya yang tidak jauh dari kampus UIN. Namun hingga larut magrib tadi yang bersangkutan tidak bangun-bangun. Ternyata kini dia sudah tiada. Saat ini dia masih terdaftar sebagai Mahasiswa Akhir Fisip Univ. Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta," jelas Kuntum.

Reiy, di mata Kuntum, adalah salah seorang kader GMN yang militan, tak kenal lelah, rajin dan meski hidup dalam keterbatasan selalu bersemangat menjalani hidupnya. Atas meninggalnya Reiy, ungkap Kuntum, segenap Pengurus DPP GMN turut berduka cita.

"Mohon doa saudaraku-saudara semua agar Allah mengampuni kesalahan-kesalahannya. Hingga informasi ini disebarkan pihak keluarga di Madura belum mendapatkan info karena sedang dicarikan," jelas Kuntum.

"Atas nama Ketum DPP GMN, saya mohon agar yang bersangkutan diikhlaskan. Apabila selama hidupnya meninggalkan hutang piutang, silahkan hubungi kami di sekretariat DPP GMN. Jl. Warung Buncit Raya No. 17A," jelas Kuntum yang saat ini tengah berada di Papua.

Selama ini apakah Reiy punya riwayat mengidap penyakit tertentu?

"Belum diketahui pasti. Tapi yang bersangkutan anak yang baik pekerja keras, mungkin bisa jantung atau angin duduk. Selama ini dia sehat-sehat saja," ucap Kuntum yang juga alumnus UIN Jakarta ini.

Wakil Dekan FISIP UIN Jakarta bidang Kemahasiswaan, Abrori, belum mengangkap sambungan telepon saat hendak dikonfirmasi mengenai kabar wafatnya Reiy. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya