Berita

ist

Dunia

Bom Bunuh Diri Tewaskan Perwira Pakistan

MINGGU, 28 OKTOBER 2012 | 17:59 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Aksi bom bunuh diri kembali terjadi di Pakistan. Kali ini seorang pengebom bunuh diri menargetkan seorang perwira polisi di Nowshera, barat laut Pakistan. Sang polisi beserta sopirnya tewas pun tewas akibat bom bunuh diri tersebut.

Pelaku meledakkan bom yang ia bawa saat dirinya berada dekat dengan mobil perwira polisi yang tengah mengurangi kecepatan kendaraan karena akan melewati polisi tidur.

"Itu serangan bunuh diri, perwira polisi dan sopirnya tewas," kata seorang perwira polisi senior, Israr Ullah Khan, seperti dikutip Assosiated Press (Minggu, 28/10).


Ullah Khan mengatakan bahwa target dari pemboman itu adalah perwira polisi yang berada di mobil itu. Ini, lanjut Ulah Khan, nampak saat si pelaku terlihat menunggu targetnya itu berjam-jam.

"Dia targetnya. Kelihatannya si pengebom sudah menunggu dia," imbuh polisi tersebut.

Belum ada pihak yang tanggung jawab atas kejadian tersebut. Tetapi pemerintah Pakistan menduga bom bunuh diri itu dilakukan oleh anggota kelompok militan Pakistan.[ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya