Berita

rieke diah pitaloka/ist

Politik

Rieke Diah Ingin Berpasangan dengan Kyai Maman Atau Kang Teten

SABTU, 27 OKTOBER 2012 | 13:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Politisi PDIP, Rieke Diah Pitaloka sangat ingin berpasangan dengan Ketua Lembaga Dakwah NU (LDNU), Maman Imanulhaq atau mantan Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW), Teten Masduki sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.

"Kalau nanti jadi diberi mandat oleh DPP sebagai Cagub, saya ajukan dua nama ini. Kalau ditanya pun saya jawab dua orang ini," kata Rieke kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (27/10).

Rieke mengaku sangat senang dan cocok bila berpasangan dengan Kyai Maman atau Kang Teten. Dia yakin bisa bersinergi dengan keduanya dalam memimpin Jabar, melakukan kerja-kerja politik untuk masyarakat Jabar. Terutama dalam menjawab masalah kemiskinan, pendidikan, dan layanan kesehatan yang saat ini menjadi masalah yang harus diatasi di Jabar.

"Kedua orang ini sahabat saya," katanya.

Rieke menambahkan, selain  sudah kenal lama, dirinya punya visi dan misi yang sama dengan keduanya. Dengan Kyai Maman, Rieke berjuang menjaga dan mengawal Pancasila, Kebhinekaan, dan hak-hak minoritas. "saya dan Kyai Maman sama-sama Gusdurian dan anak ideologis Gus Dur," katanya.

Sementara dengan Kang Teten, lanjut Rieke, dirinya aktif melakukan kampanye anti korupsi. Dengan ICW dirinya melakukan pemetaan tentang indikasi korupsi dana pekerja yang ada di Jamsostek, selain agenda-agenda lainnya yang sama-sama diperjuangan oleh keduanya.

"Saya yakin bisa bekerja dengan dua orang ini," imbuh dia. [dem]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya