Berita

hatta rajasa/ist

Hatta Rajasa Tetap Berpeluang Ikut Pilpres 2014

JUMAT, 26 OKTOBER 2012 | 19:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Walau dukungan untuk Partai Amanat Nasional (PAN) yang dipimpinnya diprediksi anjlok dalam pemilihan umum mendatang, namun sosok Hatta Rajasa masih dianggap memiliki modal cukup untuk maju dalam pemilihan presiden.

Menurut Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Hatta Rajasa merupakan satu dari sedikit politisi papan atas Indonesia yang diingat pemilih. Puskaptis sedang melakukan penelitian mengenai figur-figur yang memiliki peluang bertarung di arena pemilihan presiden tahun 2014. Hasil penelitian mereka akan diumumkan tidak lama lagi.

“Dalam survei yang kami lakukan, rakyat mengenal Hatta Rajasa sebagai si rambut putih. Dalam waktu dekat, kami akan menyampaikan hasil kajian tersebut,” ujar Direktur Eksekutif Puskaptis Husein Yazid kepada wartawan di Jakarta, hari Kamis kemarin (25/10).

Menurutnya, mantan Wakil Presiden dan mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla cepat melekat di benak rakyat, sementara pendiri Partai Gerindra dan mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto dianggap sebagai figur yang tegas. Adapun Hatta Rajasa diingat karena cekatan dan bisa cepat menyelesaikan persoalan.

Kemampuan Hatta pun, sambungnya, tidak perlu diragukan karena pernah menempati empat posisi menteri.

“Saat ini Hatta adalah nakhoda perekonomian bangsa. Ia memikirkan urusan perut bangsa ini. Jumlah pengangguran berkurang dengan peningkatan perekonomian negeri ini,” katanya lagi.

Sebelum ini, Direktur Indo Barometer, M Qodari, juga pernah mengatakan Hatta memiliki peluang unggul yang besar.

“Jika Hatta sukses bekerja sebagai Menko Perekonomian, maka rakyat akan memilihnya,” kata Qodari ketika itu. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya