Berita

sutan bhatoegana

Sutan Bhatoegana: Dahlan Iskan Tidak Salah

KAMIS, 25 OKTOBER 2012 | 09:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana tak menampik bisa saja anggota Dewan memanggil paksa seseorang apabila sampai tiga kali panggilan masih saja mangkir. Hal itu diatur dalam tata tertib DPR.

Sutan mengungkapkan itu terkait Menteri BUMN Dahlan Iskan yang sudah dua kali mangkir dari panggilan Komisi yang membidangi masalah energi itu. Terkait mangkirnya Dahlan, menurut Sutan, karena ada kesalahpahaman.

"Tapi menurut saya Pak Dahlan itu pasti datang. Karena kemarin, diperkirakan beliau (Dahlan), beliau (Dahlan) dipanggil sebagai Meneg BUMN. Jadi ini perlu diluruskan. Kalau sebagai Meneg BUMN, kalau berhalangan, bisa mengirim wakilnya. Siapapun wakilnya," jelas Sutan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Dan Dahlan kemarin mengirim wakilnya untuk rapat bersama anggota Dewan.

"Pak Dahlan nggak datang, nggak salah-salah amat menurut saya. Kalau sebagai menteri, dia sudah kirim orangnya. Dia kirim orang yang sesuai dengan Komisi VII. Yaitu Deputi Bidang Infrastrukur dan Energi dan datang terus," jelas Sutan.

Tapi ternyata kemarin, masih kata Sutan, Dahkan sedianya dipanggil sebagai pribadi atas nama mantan Dirut PLN. Karena atas nama pribadi, makanya tak bisa wakilkan. Pemanggilan ini untuk mengklarifikasi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan pada masa periode Dahlan, ada inefisiensi Rp 37,6 triliun.

"Ini kan mengagetkan semua semua orang. Karena ini kan temuan BPK. Jadi teman-teman Komisi VII pingin tahu gimana ceritanya kok sampai begitu. Dan disitu ada terkait terkait karena Pertamina tak menyuplai, PGN tidak ini, BP Migas tidak ini. Jadi mau diklarifikasi oleh kawan-kawan. Lalu untuk menemukan solusinya apa. Kan begitu," ungkapnya.

Namun sebagai pribadi mantan Dirut PLN, Dahlan belum pernah dipanggil. Karena diakui Sutan, ada kesalahan administrasi dalam surat pemanggilan terhadap Dahlan.

"Jadi menurut saya itu miskomunikasi saja. Bisa diselesaikan menurut saya. Jadi, nggak ada yang salah. Kita akan ambil jalan tengah. Diperbaiki administrasinya. Insya Allah Pak Dahlan kok itu. Habis reses kita panggil," ungkap Sutan.

Kedua, lanjut Sutan, kemarin koleganya di Komisi VII sempat marah setelah membaca judul sebuah media online. Disitu disebutkan, Dahlan lebih mementingkan ngurus sapi di Jambi daripada meladeni Komisi VII. "Kawan-kawan ngamuk. Kalau saya, nggak perlu ditanggapi. Itu hanya judul. Beritanya nggak seperti itu," kata Sutan sambil tertawa. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya