Berita

Wiranto

Ketua DPP Hanura: Publik Saat Ini Memang Rindu Figur yang Tegas

RABU, 24 OKTOBER 2012 | 09:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Hanura menyambut baik hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) terkait elektabilitas calon presiden yang dirilis Senin kemarin (22/10).

"Kami mengapresiasi apa yang dilansir oleh LSN," jelas Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 24/10).

Hasil survei LSN menunjukkan bahwa elektabilitas Ketua Umum DPP Partai Hanura Jenderal (purn) Wiranto (12 persen) berada di urutan kedua satu tingkat di bawah Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Letjen (purn) Prabowo Subianto (20,1 persen).

Sementara berturut-turut di urutan ketiga sampai kelima mantan wakil presiden M Jusuf Kalla (9,4 persen); mantan Presiden Megawati Soekanorputri (8,8 persen); dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie di posisi kelima (7,1 persen).

"Namun itu semua justru membuat kita lebih lagi bekerja keras utk terus meningkatkan elektabilitas pak Wiranto," jelas Sekretaris Fraksi Hanura ini.

Saleh juga mengakui, bahwa publik Indonesia saat ini merindukan figur yang tegas, seperti yang juga dilansir LSN. "Memang saat ini masyarakat sedang merindukan pemimpin yang tegas, berani bersikap," sambung Saleh.

Berdasarkan survei LSN, sekitar 59 persen responden menilai Prabowo Subianto dan Wiranto sebagai tokoh yang tegas. Sedangkan mantan ketua Umum Golkar Jusuf Kalla menguntit di urutan di bawahnya. Sebanyak 48,1% responden menilai JK sosok yang tegas. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya