saleh daulay
saleh daulay
Karena itu, Ketua Komnas HAM yang akan datang diharapkan adalah sosok yang mengerti dan menguasai bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai HAM sesuai dengan budaya dan kondisi sosial politik Indonesia.
Demikian disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh P. Daulay saat dihubungi Rakyat Merdeka Online petang ini (Selasa, 23/10).
"Selama ini, saya melihat konsepsi dan aksi-aksi pembumian HAM di Indonesia masih murni bersumber dari Barat. Padahal, konsep keuniversalan HAM juga sangat dibatasi oleh situasi sosial dan budaya masyarakat dimana HAM itu diimplementasikan. Untuk konteks Indonesia, konsepsi dan implementasi HAM semestinya merujuk pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945," ujarnya.
Memaksakan konsepsi HAM versi Barat ke dalam masyarakat Indonesia, lanjut Saleh, dalam tataran tertentu bisa saja berbenturan dengan budaya dan kondisi sosial politik Indonesia. Apalagi, pemaksaan tersebut bisa juga diartikan sebagai bentuk penetrasi tidak langsung ke dalam tatanan kehidupan masyarakat Indonesia.
Padahal, faktanya banyak hal yang membedakan masyarakat Indonesia dengan masyarakat Barat.
"Konsep kebebasan saja, menurut saya, sangat beda. Kebebasan di Barat dibatasi selama tidak mengganggu orang lain dan tidak bertentangan dengan aturan perundang-undangan yang ada. Di Indonesia, kebebasan juga dibatasi oleh norma-norma sosial yang ada di masyarakat. Walaupun tidak diundangkan, bila suatu perbuatan dinilai bertentangan dengan norma-norma sosial, perbuatan itu tetap dinilai salah," ungkapnya.
Dalam kaitan itu, Saleh berharap agar Ketua Komnas HAM yang akan datang adalah yang betul-betul memahami bagaimana membumikan HAM sesuai dengan Pancasila dan konstitusi Indonesia. Siapa pun kandidat yang terpilih, bila mampu membuat Komnas HAM lebih mandiri secara konsepsi dan aksi layak didukung.
Komisi III DPR telah memilih 13 anggota Komnas HAM yang baru. Ke-13 orang itu pada sidang Paripurna tadi siang diperkenalkan oleh Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
UPDATE
Rabu, 15 April 2026 | 12:19
Rabu, 15 April 2026 | 12:13
Rabu, 15 April 2026 | 12:12
Rabu, 15 April 2026 | 12:06
Rabu, 15 April 2026 | 11:52
Rabu, 15 April 2026 | 11:41
Rabu, 15 April 2026 | 11:34
Rabu, 15 April 2026 | 11:32
Rabu, 15 April 2026 | 11:21
Rabu, 15 April 2026 | 11:03