Berita

hidayat nur wahid

Hidayat Nur Wahid: Koruptor Tak Boleh Dapat Promosi Jabatan Harus Masuk dalam Aturan

SENIN, 22 OKTOBER 2012 | 21:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengapresiasi keputusan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau Azirwan mengundurkan diri dari jabatan.

Meski memang, dikatakan Hidayat, pengunduran itu bukan karena kesadaran sejak awal. Tetapi karena tekanan publik. Publik menuntut Azirwan mundur karena dia adalah mantan terpidana kasus korupsi alih fungsi hutan lindung di Bintan.

"Semoga itu menjadi langkah awal menuju hadirnya kesadaran pejabat publik untuk menomersatukan keadilan publik," ujar Hidayat dalam pesan singkat malam ini (Senin, 22/10).

Hidayat berharap promosi naik jabatan terhadap terpidana PNS yang terlibat korupsi tidak terulang lagi. Pada saat kasus itu terjadi, Azirwan merupakan Sekretaris Daerah Bintan.

Agar tak terjadi lagi, anggota Fraksi PKS di Komisi II DPR, jelas Hidayat, akan segera mengusulkan untuk memasukkan aturan pelarangan tersebut dalam RUU Etika Penyelenggara Negara dan RUU Aparatur Sipil Negara, yang sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

"Juga akan mendesak agar 2 RUU tersebut segera dapat diselesaikan. Agar keinginan menghadirkan reformasi birokrasi juga dapat segera diwujudkan," demikian Hidayat, mantan Ketua MPR itu. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya