LAZISMU Kota Batu, Jawa Timur, berkomitmen menunjang dan mendukung menyukseskan kegiatan pengumpulan dan penyebaran hewan kurban diadakan LAZISMU Pusat, yang tahun ini mengusung tema Kurban Untuk Negeri. LAZISMU merupakan, lembaga amil zakat Muhammadiyah.
LAZISMU Kota Batu siap mengadakan serangkaian kegiatan di hari Idul Adha pada 10 Dzulhijjah 1433 H. Sesuai rencana kegiatan ini dipusatkan di Masjid Mujahiddin di Ranting Bumiaji, Cabang Bumiaji, Kota Batu.
Dalam kiprahnya menyambut hari raya agung LAZISMU Kota Batu saat ini bergerak dan bekerjasama dengan tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan mengoptimalkan 24 masjid/mushola yang terdaftar.
"Sehingga target yang ingin dicapai untuk penghimpunan hewan kurban tahun ini sejumlah 100 ekor Sapi dan 200 ekor kambing. Sementara itu dalam rangka menyiarkan dakwah sosial dan kultural ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan," kata pengurus LAZISMU Cahyo (Senin, 22/10).
Pertama, kegiatan donor darah, yang akan dilaksanakan pada 26 Oktober 2012 mulai pukul 08.00 �" 11.00 WIB dan diikuti dengan pembagian dooprize bagi pendonor darah. Kedua, pembagian nutrisi khususnya untuk kaum dhuafa di Kota Batu setelah ba’da Jum’at. Terakhir, penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan tepat di hari raya Idul Adha yang langsung didistribusikan ke daerah-daerah terpencil yang didukung oleh komunitas Sepeda Trail dan CB Club.
Untuk menambah syiar Kurban Untuk Negeri, LAZISMU Kota Batu akan mengudara (menggelar talk show) secara live di radio Tidar Sakti FM pada hari Kamis, 18 dan 25 Oktober 2012 pukul 10.00-11.00 WIB. Sebagai pelengkap informasi kepada masyarakat LAZISMU Kota Batu juga bekerjasama dengan JTV Malang dalam liputan khusus Idul Adha.
Sementara di Bengkulu, di tengah-tengah persiapan program Kurban Untuk Negeri, LAZSIMU Bengkulu akan menggelar event lokal di daerah terisolir. Mengingat animo kaum muslimin yang begitu kuat tahun ini merupakan tantangan baru dakwah Muhamamdiyah di momentum Idul Adha khususnya di Kota Bengkulu.
"Salah satu tantangannya adalah irisan lingkungan keluarga, masjid dan pimpinan Muhamamdiyah setempat bagaimana fenomena rutin Idul Adha dapat menjadi pelecut syiar dan dakwah islam, ungkap Sirwanto, pengurus LAZISMU Bengkulu.
Peta distribusi kurban di Kota Bengkulu setiap tahun diamati kurang begitu menyentuh, untuk itu LAZISMU Bengkulu dan pimpinan Muhammadiyah setempat berinisiatif memotret daerah pedalaman yang terisolir dan lemah secara ekonomi. Dengan event lokal ini diharapkan tidak semata-mata aktivitas rutin tahunan lebih dari itu perlu sebuah terobosan yaitu diikuti dengan agenda pembentukan ranting dan cabang Muhamamdiyah baru.
Memanfaatkan momentum tersebut, LAZISMU Bengkulu menggelar program “Berbagi Qurban di Desa Terisolir†yakni menyalurkan hewan kurban dari masjid dan warga serta simpatisan Muhamamdiyah. Dalam event ini berdasarkan rencana akan menyembelih dua ekor sapi dan satu ekor kambing tepatnya, di Desa Talang Jarang, Kecamatan Sukaraja dan Desa Talang Sebaris, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma.
Berdasarkan survey LAZISMU Bengkulu, kedua desa tersebut terutama pada musim hujan sulit dijangkau, karena jalan yang rusak dan berlumpur. Adapun jarak tempuh menuju desa itu kurang lebih 10 km dari jalan hitam. Pada event ini LAZISMU Bengkulu bersinergi dengan LPCR dan Majelis Tabligh dan Dakwah Muhamamdiyah, sehingga desa sasaran tersebut akan dibentuk ranting atau cabang Muhammadiyah, lalu dibina oleh Majelis Tabligh dan Dakwah.
Bersamaan dengan program Kurban Untuk Negeri, LAZISMU Banyumas juga memiliki event menarik tersendiri yaitu gelar pengobatan gratis dan tebar kerudung serta mukena. Program lokal ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang lebih bersifat edukatif dan dakwah sosial.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Dusun Karangdadap, Desa Tambaknegara Kecamatan Rawalo, jaraknya sekitar 20 km dari pusat kota Purwokerto. Acara yang dikemas dengan bakti sosial ini rencanaya akan dimulai sejak tanggal 25 - 26 Oktober 2012.
Berbagai macam acara yang dilaksanakan adalah Kemah Dakwah, yang melibatkan pelajar dari Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Purwokerto dan Pmpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhamamdiyah (IMM) serta Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhamamdiyah (IPM) Banyumas. Kegiatan di malam hari yang bertajuk Kurban Untuk Negeri tersebut dilengkapi pengajian dan anjangsana bersama Ranting Muhammadiyah dan Angkatan Muda Muhammadiyah setempat dan dilanjutkan dengan takbir bersama.
Selain salat Id dan penyembelihan hewan kurban bersama dengan masyarakat setempat LAZISMU Banyumas juga menggelar Layanan Kesehatan Gratis untuk 100 orang kaum dhuafa. Sebagai penutup seraya mendistribusikan daging segar, LAZISMU Banyumas memberikan ratusan kerudung secara cuma-Cuma kepada warga yang kurang mampu. [zul]