Berita

yosep rizal

Pencetus Demo Kerbau "SiBuYa" Mengidap Infeksi Paru-paru Kronis

SABTU, 20 OKTOBER 2012 | 16:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Aktivis Pemuda Cinta Tanah Air (Pecat) Yosef Rizal meninggal dunia siang tadi sekitar pukul 13.55 WIB (Sabtu, 20/10) di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur setelah diisolasi di ruang ICU sejak dua hari lalu.

Yosef yang juga pegiat di Indonesia Democracy Monitor (Indemo) meninggal dunia karena menderita penyakit infeksi paru-paru.

"Yosep mengidap infeksi paru-paru kronis sudah lebih 3 tahun terakhir ini," jelas aktivis Indemo Amir Husin Daulay dalam blackberry messenger (BBM) berantai petang ini.

"Diperparah karena tidak mau dirawat intensif, dan minum obat yang "tidak tertib/konsisten". Terlambat diketahui kemudian, dari test darah: Yosep cenderung keracunan kimia obat akibat 'minum obat ngacak'," sambung Husin Daulay dalam BBM-nya.

Dalam BBM itu juga ditulis perbincangan Yosep dengan ibunda yang menemaninya sebelum meninggal dunia. "Sampaikan maaf atas segala kesalahan saya pada kawan semua. Mohon doakan saya...," kata Yosef lirih kepada ibunya.

Ibundanya pun menyahut. "Ya,....supaya khusnul khotimah," timpal Ibundanya yang mendampingi Jumat kemarin, seperti dikutip dari BBM berantai itu.

Disebutkan, saat ini keluarga sedang musyawarah soal dimana dan kapan Yosep akan dimakamkan. Yosep berasal dari Kampung Tejalaya, Desa Remak RT02/RW 09, Salabintana, Sukabumi.

Di kalangan aktivis Yosef Rizal memang cukup terkenal. Terutama keberaniannya menentang pemerintahan SBY-Boediono.

Dia menjadi bahan pembicaraan setelah membawa seekor kerbau ke Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada 28 Januari 2010 lalu dalam unjuk rasa besar-besaran masyarakat terkait 100 hari Pemerintahan SBY-Boediono. Di kerbau yang ia bawa itu terdapat foto SBY dan tulisan dengan cat putih "SiBuYa."  [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya