Berita

Politik

AUDIT HAMBALANG

BPK Belum Menyimpulkan Andi Mallarangeng Terlibat!

JUMAT, 19 OKTOBER 2012 | 20:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Audit investigasi soal Hambalang yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum sampai pada tahap kesimpulan. Proses audit masih terus dilakukan dan belum ada hasil finalnya.

Begitu disampaikan anggota IV BPK, Ali Masykur Musa, dalam wawancara di salah satu stasiun televisi nasional, Jumat malam (19/20).

Cak Ali, sapaannya, membantah audit investigasi sudah menyimpulkan ada indikasi penyelewengan dan tindak pidana korupsi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dalam proyek senilai Rp 2,5 triliun itu sebagaimana diungkap anggota II BPK Taufiequrrahman Ruki.

"Hari ini belum kita pastikan apakah AM (Andi Mallarangeng) terlibat atau tidak," katanya.

Dia mengatakan, apa yang disampaikan Ruki bukanlah data final hasil audit.

"Kontennya ada tetapi executive summarynya sampai dengan kesimpulannya harus sinkron. Ini belum selesai, belum ada sinkronisasi antara fakta-fakta yang ada di pemeriksaan, kesimpulan,executive summary sampai siapa-siapa saja yang terlibat itu belum tuntas. Yang kemarin, yang disampaikan Pak Taufiq itu belum sinkron," tuturnya.

Buktinya lanjut dia, pada hari ini BPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap Andi Mallarangeng dan akan memeriksa mantan Sesmepora Wafid Muharam.

Cak Ali mengira, pemberitaan yang memojokkan Ruki beberapa hari terakhir memotivasi mantan ketua KPK itu berbicara kepada media, mengatakan bahwa dirinya tidak akan mendandatangani laporan audit apabila di dalamnya tidak ada nama Andi.

"Mungkin dari situlah beliau mengungkapkan bahwa tidak ada intervensi," tandasnya. [dem]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya