Berita

Kamaluddin harahap

JELANG PILGUB SUMUT

Hatta Rajasa Tepat kalau Dukung Kamaluddin Harahap

JUMAT, 19 OKTOBER 2012 | 17:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara yang juga Wakil Sekjen DPP PAN Kamaluddin Harahap sangat wajar bila difavoritkan maju dalam pemilihan gubernur Sumut 2013 mendatang.

"Kredibilitas, sumber daya manusia Bang Kamaluddin sudah teruji dan tidak diragukan lagi. Wajar kalau Kamaluddin Harahap masuk nominasi calon gubernur Sumut yang difavoritkan dari PAN," kata Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Anang Anas Azhar, Jumat (19/10).

Sebagai kader Pemuda Muhammadiyah, Anang merasa bertanggungjawab secara moral untuk ikut memperjuangkan Kamaluddin Harahap menjadi salah satu Cagubsu yang difavoritkan di PAN.

Karenanya, dia meminta Ketua Umum PAN Hatta Rajasa memutuskan dan menjatuhkan pilihan kepada Kamaluddin untuk menjadi calon tunggal PAN dalam Pilgubsu.

Menurut Anang, yang juga mantan Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut ini, setidaknya ada dua kekuatan jika Kamaluddin Harahap dicalonkan dari PAN. Pertama kata dia, Kamaluddin Harahap merupakan satu-satunya kader Muhammadiyah, basis massa PAN, yang tampil di pentas Pilgubsu tahun 2013.

“Sedangkan kekuatan kedua, Kamaluddin Harahap putra bermarga yang diyakini meraup suara dari kawasan pantai barat dan pantai timur. Ini menjadi kekuatan besar bagi Kamaluddin Harahap, jika PAN memberikan pilihannya kepada Kamaluddin Harahap menjadi Cagubsu,” kata Anang.

Anang yang juga kandidat Doktor Komunikasi Islam Pascasarjana IAIN Sumut ini, mengatakan, bukti yang menguatkan figur Kamaluddin di internal PAN berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Pimpinan Denni JA.

Dari data yang dilansir sejumlah media, ujar Anang, LSI merilis hasil survei sementara internal PAN Sumatera Utara, Kamaluddin Harahap unggul signifikan dibanding balon Gubsu lainnya dari internal PAN. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya