Berita

Bisnis

Tingkatkan SDM dan Pengabdian, BP Migas-UNS Teken Kerjasama

KAMIS, 18 OKTOBER 2012 | 21:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Universitas Sebelas Maret Surakarta dan BP Migas menandatangani nota kesepahaman di Auditorium UNS, Kamis (18/10) yang masing-masing diwakili oleh Rektor UNS DR Ravik Karsidi MS dan Wakil Kepala BP MIgas, J. Widjonarko.

Dalam penjelasannya, Ravik Karsidi mengatakan nota kesepahaman ini bertujuan untuk melakukan kerjasama dan sinergi antara UNS dan BP Migas antara lain dalam peningkatkan sumberdaya manusia dan pengabdian masyarakat  dalam rangka mengoptimalkan tugas pengawasan dan pengendalian kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi.

Ravik berharap dalam waktu yang tidak lama, nota kesepahaman ini akan diikuti dengan tindakan nyata dalam berbagai kegiatan. UNS bisa menyumbang calon-calon tenaga permigasan untuk bidang hukum, mesin, ekonomi dan lain lain. Namun tidak bisa dihindari juga bahwa UNS dapat mendukung kegiatan CSR yang tidak tertangani oleh BP Migas.

Sementara J. Widjonarko, yang kemudian didaulat menjadi pembicara dalam kuliah umum bertajuk "Migas Alat Strategis Pemersatu Bangsa", menegaskan sekalipun Surakarta bukanlah daerah penghasil migas namun sebagai institusi pendidikan, UNS dapat memberikan peran serta dan keterlibatannya di daerah penghasil migas, misalnya di daerah Cepu atau Bojonegoro. Keterlibatan itu bisa berupa melakukan CSR di daerah penghasil minyak tersebut dan tidak menutup kemungkinan bahwa di daerah lain di luar wilayah Jawa.

Selain itu, UNS akan dilibatkan dalam capacity building yang diselenggarakan BP Migas terhadap sarjana-sarjana baru untuk kepentingan industri migas. Industri migas membutuhkan tenaga-tenaga segara dari berbagai disiplin ilmu yang dibutuhkan banyak dalam industri tersebut. Perguruan Tinggi yang telah mengikuti capacity building adalah UI, ITB, Universitas Airlangga, UPN dan Gajahmada.

Widjonarko menjelaskan lebih lanjut bahwa lembaganya akan banyak bekerjasama dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk mendapatkan sumberdaya manusia yang bermutu dan sekaligus juga untuk memberi wawasan ke depan bagi para calon pemimpin Indonesia di masa depan. [dem]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya