Berita

hatta rajasa/ist

Nusantara

PILKADA SUMUT

Kesetiaan Kamaluddin Harahap pada Hatta Rajasa Sudah Teruji

KAMIS, 18 OKTOBER 2012 | 17:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kamaluddin Harahap, kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang paling difavoritkan untuk menduduki kursi gubernur Sumatera Utara pernah berpikir mencalonkan diri dari jalur independen. Wakil Sekjen DPP PAN dan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara itu sejak beberapa waktu lalu telah menggalang dukungan di akar rumput.

Namun belakangan Kamaluddin Harahap membatalkan rencana menempuh jalur independen itu. Keputusan ini diambilnya untuk membuktikan kesetiaan pada sang Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa.

Menurut survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA bulan Juli-Agustus lalu, Kamaluddin adalah kader PAN yang paling berpeluang menjadi gubernur Sumatera Utara. Dari semua nama tokoh PAN yang mulai digadang-gadang, Kamaluddin memiliki tingkat popularitas paling tinggi.

Beberapa waktu lalu Kamaluddin Harahap mempersiapkan diri menempuh jalur independen yang terjal berpasangan dengan Bupati Serang Bedagai, Tengku Ery Nuradi. Persyaratan untuk mencalonkan diri sudah mereka penuhi. Tetapi, hingga batas waktu yang diberikan (Minggu, 15/10), pasangan ini tak juga mendaftarkan diri ke KPUD Sumatera Utara.

"Sebenarnya persyaratan yang diminta oleh KPU telah lengkap. Namun, saya harus meminta maaf kepada Saudara Tengku Ery karena tidak jadi berpasangan dengan beliau," ujar Kamaluddin menjelaskan sebab pembatalan dirinya menempuh jalur independen.

"Saya kan harus patuh pada partai, terutama Ketua Umum (Hatta Rajasa). Itu adalah fatsoen politik yang harus saya pertahankan. Kepentingan partai secara umum saya tempatkan di atas kepentingan pribadi saya," ujarnya lagi.

Kamaluddin mengubah rencana setelah beberapa waktu lalu berbicara langsung dengan Hatta Rajasa. Adalah Hatta Rajasa yang mendorong agar Kamaluddin yang juga Ketua PSSI Sumatera Utara itu mencalonkan diri lewat partai dan tidak lewat jalur independen.

Sekadar informasi, masa pendaftaran pasangan calon dari parpol akan dibuka pada 10-16 November 2012. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya