Berita

rmol

KORUPSI AL QURAN

Dengan Menggunakan Tongkat dan Kursi Roda, Dendy Prasetya Penuhi Panggilan KPK

KAMIS, 18 OKTOBER 2012 | 11:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tersangka kasus suap pengadaan Al Quran di Kementerian Agama (Kemenag), Dendy Prasetya, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dendy datang ke KPK sekitar pukul 10.30 WIB (Kamis, 18/10). Dia turun dari mobilnya dengan menggunakan tongkat, dan langsung masuk besment KPK dengan menggunanakan kursi roda.

Dendy mengaku mendatangi kantor Abraham Samad CS untuk diperiksa sebagai tersangka.


"(Iya) diperiksa sebagai tersangka," ujar Dendy menjawab pertanyaan wartawan, di Gedung KPK, di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Kamis, 18/10).

Selain itu, Anak Zulkarnaen Djabar yang menggunakan celana hitam, dan kemeja putih garis-garis ini memilih mengunci mulut menanggapi pertanyaan awak media. Salah satu yang ditanya adalah, masih ada tidak anggota DPR yang terlibat dalam kasus di Kementerian Agama.

Dendy yang merupakan Direktur Utama PT Sinergi Alam Indonesia telah ditetapkan sebagai tersangka sejak beberapa waktu lalu. Bersama ayahnya, anggota Komisi VIII dari Fraksi Golkar, Zulkarnaen Djabar, Dendy diduga menerima suap Rp10 miliar dalam dua proyek Kementerian Agama pada tahun anggaran 2011.

PT Sinergi yang dipimpin Dendy adalah perusahaan yang memenangi tender pengadaan Al-Quran sekitar Rp 20 miliar dan proyek alat laboratorium madrasah tsanawiyah senilai Rp 30 miliar. [ysa] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya