ARMANSYAH SIREGAR DIGENDONG IBUNYA/RMOL
ARMANSYAH SIREGAR DIGENDONG IBUNYA/RMOL
Arman divonis dokter menderita penyakit langka, yaitu neuroblastoma atau tumor ganas di syaraf. Neuroblastoma yang menyerang syaraf otak itu mengakibatkan timbulnya benjolan-benjolan di bagian wajah, tenggerokan, perut, gusi dan mata. Bahkan kini Arman tidak dapat melihat lagi karena penyakit itu merenggut matanya.
"Kata dokternya, di antara hati dan ginjal anak saya ada tumor dan sekarang sudah menjalar ke semua sel," ujar Sahman Sahyuti Siregar, ayah kandung Arman di RSCM, Jalan Diponegoro 71, Jakarta Pusat, Rabu (17/10).
Dari data yang yang ada, Arman ditangani Divisi Hematologi-Onkologi, Depertemen Kesehatan Anak FKUI/RSCM. Sebagai Protokol OPEC/OJEC atau Dokternya adalah dr. Novie Amalia, Sp.A (K). Dari awal masuk RSCM 29 September lalu, Arman sudah lebih 10 kali diperiksa tim dokter dan sekarang melakukan kemoterapi anak. Kini Arman belum bisa ditindaklanjuti, karena kondisi fisiknya sangat lemeh.
"Hasil laboratorium, albumin (protein yang mengalir dalam darah) masih rendan, yaitu 3,14. Target dokter, 3,5," ungkap Sahman.
Oleh tim dokter, keluarga Arman belum ada perintah untuk berbuat apa, hanya menunggu fisik Arman agar lebih kuat dan bisa dilakukan pengobatan lebih lanjut. "Saya dan Istri hanya diminta berdoa, dan dokternya mengatakan akan berusaha sekuat tenaga," ungkap Sahman dengan sedih.
Sahman akan tetap bertahan di RSCM selama pihak RSCM belum angkat tangan. Apalagi kondisi Arman yang sangat lemah membuat Arman tidak bisa dibawa-bawa kemana.
"Kita akan bertahan disini, dengan kondisi apapun. Mau pulang atau dirujuk pihak RSCM belum berani melepaskan, karena (fisik Arman) lemah, apalagi perjalan jauh," pungkasnya.
Arman mengalami tumor ganas di saraf mata. Sejak Agustus 2012 lalu, muncul tanda kebiru-biruan di sekitar bola mata Arman. Sebelumnya anak pasangan Sahman Sahyuti Siregar (23) dan Selvinaria Siahaan (25) yang berdomisili di Lingkungan Temutua, Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara itu sudah pernah di rawat di RSUD Labuhanbatu dan RS Adam Malik Medan. Namun tak juga sembuh, lalu dirujuk ke RSCM.
Sahman sendiri adalah seorang penderes rambung atau penyadap getah dari pohon karet milik orang lain. Sesekali waktu, Sahman diminta memanen pohon sawit orang. Dengan kata lain, dia hanya buruh yang memiliki kemampuan ekonomi sangat minim. Itulah sebab Sahman mengaku kesulitan untuk menyediakan kebutuhan pengobatan buah hatinya.
Sekedar tambahan, Neuroblastoma adalah salah satu jenis kanker yang umum diderita pada masa kanak-kanak. Berasal dari kelenjar adrenal (di perut) dan rantai ganglion simpatetis (ditemukan pada leher, dada dan perut). Lebih dari setengah pasien berusia kurang dari 2 tahun, dengan 90 persen terulang pada 8 tahun pertama hidupnya. Kanker neuroblastoma ini juga biasanya ditandai dengan gejala seperti perut yang membesar. Selain itu, perasaan perut yang terasa penuh dan nyeri perut pun merupakan salah satu gejala kanker neuroblastoma ini.
Kanker neuroblastoma ini sering memproduksi hormon seperti epinefrin yang dapat meningkatkan denyut jantung dan terjadinya kecemasan pada penderitanya. Kanker neuroblastoma merupakan kanker yang menyerang sistem syaraf. Kanker ini lebih sering ditemukan pada masa kanak-kanak. Kanker ini biasanya berasal dari jaringan yang membentuk syaraf simpatis atau syaraf yang mengatur fungsi tubuh involunter.
Kanker neuroblastoma bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh, yang paling sering berasal dari jaringan adrenal di perut. Kasus kanker neuroblastoma ini sekitar 74 persen ditemui pada anak-anak di bawah 5 tahun. [arp]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Jumat, 10 April 2026 | 12:14
Jumat, 10 April 2026 | 11:51
Jumat, 10 April 2026 | 11:39
Jumat, 10 April 2026 | 11:28
Jumat, 10 April 2026 | 11:16
Jumat, 10 April 2026 | 11:05
Jumat, 10 April 2026 | 11:03
Jumat, 10 April 2026 | 10:53
Jumat, 10 April 2026 | 10:49
Jumat, 10 April 2026 | 10:34