Berita

muhammad VI/ist

Dua Kerajaan Islam Perkuat Hubungan Dagang dan Pembangunan

RABU, 17 OKTOBER 2012 | 18:08 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Kerajaan Maroko dan Kerajaan Arab Saudi tengah menggagas pola hubungan kerjasama yang dapat memperkokoh hubungan kedua kerajaan Islam itu. Raja Muhammad VI kini tengah mengunjungi Kerajaan Maroko untuk melakukan pembicaraan dengan Raja Abdullah bin Abdulaziz Al Saud.

Muhammad VI meninggalkan Maroko hari Selasa kemarin (16/10) bersama Pangeran Moulay Rachid dan sejumlah menteri. Dari Arab Saudi, Raja Muhammad VI juga dijadwalkan mengunjungi Qatar, Uni Emurat Arab, dan Kuwait. Ini adalah kunjungan kerja pertama Raja Muhammad ke negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk. Kunjungan ini juga merupakan kelanjutan dari kerjasama Dewan Kerjasama Teluk dengan kawasan Afrika Utara yang ditandatangani tahun lalu.

Dalam kerjasama ini, Dewan Kerjasama Teluk akan memberikan kontribusi pembangunan di Maroko sebesar 1 miliar dolar AS pertahun untuk periode 2012 hingga 2016.

Menurut Menteri Keuangan Kerajaan Arab Saudi, Ibrahim , kedua negara akan mempromosikan kerjasama yang lebih kuat lagi di bidang perdagangan dan penanaman modal.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Menkeu Arab Saudi menegaskan peran penting Dana Pembangunan Saudi dalam membantu memperkuat hubungan kedua negeri bersaudara itu dalam sejumlah proyek pembangunan di Maroko.

Dana Pembangunan Saudi, katanya, membantu pembangunan sejumlah dam di Maroko, juga proyek pembangunan infrastruktur lain.

Juga disebutkan dalam kunjungan kerja itu kedua raja akan melakukan pertemuan untuk membicarakan sejumlah isu yang berkaitan dengan kepentingan umat Muslim dunia dan pembangunan negara-negara di dunia Arab.

Dari kawasan Teluk, Raja Muhammad VI juga akan mengunjungi Jordania. Dalam perjalanan ke Jordania, Raja Muhammad VI akan mengunjungi rumah sakit militer yang dibangun Maroko di distrik Zaatari untuk menampung ribuan pengungsi dari Suriah yang melarikan diri menyusul perang saudara di negeri itu. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya