Berita

aburizal bakrie/ist

Sekali Lagi, Pencalonan Ical Belum Aman

RABU, 17 OKTOBER 2012 | 17:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sekali lagi, pencalonan Aburizal Bakrie (Ical) untuk 2014 masih bisa terombang-ambing badai politik. Memang, nama Ical sudah resmi diputuskan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Bogor, Juni lampau. Tapi, dalam politik selalu ada dinamika.

"Perubahan yang saya maksud adalah karena fenomena politik. Kemungkinan ada masalah politik baru di tubuh partai atau figur, yang memaksa kita untuk duduk bersama dan membahas perkembangan situasi mutakhir," kata Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung, kepada wartawan, Rabu (17/10).

Akbar menyinggung perekrutan calon presiden RI di tubuh Golkar saat ini. Penetapan Ical, kata dia, tidak melibatkan pengurus partai di tingkat bawah atau DPD II. Padahal, peran dan dukungan pengurus daerah untuk memetik dukungan bagi capres Golkar amatlah penting.


"Jika tidak dilibatkan, mereka tidak punya tanggung jawab untuk all out mendukung Ical," tambah mantan Ketua DPR itu.

Golkar di bawah kepemimpinan Akbar pernah menggelar konvensi untuk mencari figur terbaik dari dalam partai. Dijelaskan Akbar, untuk menetapkan capres Golkar 2004, Golkar melakukan perekrutan dari seluruh potensi anak bangsa.

"Saat itu terjaring 19 nama dan kemudian diseleksi menjadi lima kandidat. Lima nama itu Wiranto, Akbar, Surya Paloh, Prabowo Subianto, dan Aburizal Bakrie. Wiranto akhirnya terpilih. Tapi, kelima nama itu sampai saat ini muncul sebagai tokoh berpengaruh. Artinya, proses perekrutan pemimpin dari bawah lewat konvensi terbukti melahirkan pemimpin sejati," paparnya. [ald]
 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya