Berita

Syarief Hasan

Syarief Hasan: Kalau Tidak Ada Modal Kita Bantu Lewat Perkreditan

Kemenkop Gencarkan Ekonomi Kerakyatan
SELASA, 16 OKTOBER 2012 | 11:24 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Kementerian Koperasi dan UKM  kian gencar mendorong pentingnya ekonomi kerakyatan di daerah. Bahkan, Menkop dan UKM Syarief Hasan secara tegas siap mengakomodir kepentingan koperasi yang saat ini tidak aktif, kembali menjalankan kegiatan usaha.

“Kalau alasannya tidak ada modal akan dibantu melalui perkreditan,” kata dia usai meresmkikan sentra kulakan Posdaya (Pos Pemberdayaan Masyarakat) di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, belum lama ini.

Menurut Menkop, fasilitas berupa bantuan untuk memaksimalkan dan menghidupkan ekonomi kerakyatan sudah banyak digulirkan pemerintah. Diantaranya, perkreditan usaha rakyat dan dana bergulir.


Untuk nominalnya jelas dia, mencapai miliaran rupiah untuk kebutuhan koperasi di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, beberapa pihak perbankan juga telah memberi kemudahan di bidang permodalan.

“Maka, tidak alasan untuk tidak aktif lagi,” katanya

Reaksi Menkop dan UKM, melihat realitas beberapa tahun terakhir jumlah koperasi di Pacitan yang mati suri berjumlah antara 25-30 lembaga. Penyebabnya seperti tidak memiliki unit usaha. Itu akibat ‘hilangnya’ para pengurus dan anggota koperasi bersngkutan. Karena itu, dia berharap agar pihak pemkab menghidupkan kembali koperasi yang selama tidak aktif.

Menanggapi itu Kepala Diskopindag Pacitan Hery Purwanto menyatakan siap memfasilitasi “hidupnya” koperasi di wilayahnya. Sebanyak 25-30 dari 390 koperasi yang dinyatakan pasif akan diverifikasi lebih lanjut. Tujuannya, mengetahui kesiapan para anggota maupun pengurus untuk terus menjalankan lembaga usaha tersebut.

“Yang macet akan direvitalisasi. Kalau memang masih layak akan dihidupkan (usahanya),” jelas dia.

Dalam proses mengaktifkan koperasi yang vakum, tuturnya, pihak pemkab melakukan tinjauan lapangan. Jika dalam tahapan itu diketahui benar-benar tidak dapat diaktifkan, maka izin usahanya akan dicabut. Salah tujuannya untuk menghindari terjadinya penyaluran bantuan pemerintah yang tidak tepat sasaran. Baik dari kabupaten, provinsi maupun pusat yang berorientasi penumbukan ekonomi kerakyatan. [dzk]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya