Berita

Joko Widodo/ist

Mendagri: Dulu Kendarai Mobil Kecil, Sekarang Jokowi Sopir Mobil Besar

SENIN, 15 OKTOBER 2012 | 11:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyelipkan sebuah nasihat disertai perumpaan kepada Gubernur DKI periode lima tahun ke depan, Joko Widodo.

Menurut Gamawan, pasti akan ada perbedaan tegas antara gaya kepemimpinan dan kultur masyarakat di kota Surakarta dengan provinsi DKI Jakarta.

Gamawan mengumpamakannnya dengan cara mengemudikan sebuah kendaraan yang punya karakter beda.


"Kalau dulu Joko Widodo mengendarai sebuah mobil kecil dengan penumpang sedikit dengan nomor polisi AD 1, sekarang mengemudikan mobil besar dengan penumpang banyak dan beraneka ragam dengan nomor polisi B 1," kata Gamawan, saat pidato di ruang sidang paripurna DPRD DKI, Kebon Sirih, Senin pagi (15/10).

Namun, di balik semua perbedaan itu, tetap saja sebuah prinsip mengemudi yang sama baiknya harus diterapkan.

"Meski demikian, tidak ada perbedaan dalam prinsipnya yaitu perlu ada kearifan, intuisi, pengetahuan dan sebagainya dalam memimpin," tegasnya.

Mantan Gubernur Sumatera Barat itu lanjutkan lagi, rakyat dan para elite Jakarta tidak akan bisa menikmati apa yang ada saat ini di Jakarta tanpa adanya kinerja dari para pendahulu.

"Pada kesempatan ini pemerintah ucapkan terimakasih kepada Fauzi Bowo dan Prijanto, yang bekerja keras dalam berbagai bidang," ucapnya tulus.

"Tapi memang pembangunan tak pernah sekali jadi dan harapan masyarakat tidak akan pernah terhenti. Kalau sudah pada tahap satu kondisi, kita akan berharap pada kondisi yang lebih baik," tambah Gamawan. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya