ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
"Jika Perancis terus melempar minyak ke dalam api, maka kami akan mengirimkan foto-foto warga Perancis yang disandra dalam keadaan tewas," tegas jurubicara kelompok bersenjata MUJWA, Ould Oumar Hamaha, melalui sambungan telepon, sebagaimana dilansir al Jazeera (Minggu, 14/10).
Ancaman tersebut dilayangkan milisi yang masih memiliki hubungan erat dengan al Qaeda ini, saat kelompok negara-negara berbahasa Perancis tengah menggelar pertemuan di Republik Demokratik Kongo. kemarin (Sabtu, 13/10).
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
UPDATE
Senin, 07 September 2026 | 02:30
Senin, 07 September 2026 | 02:03
Senin, 07 September 2026 | 01:40
Senin, 07 September 2026 | 01:15
Senin, 07 September 2026 | 01:01
Senin, 07 September 2026 | 00:44
Senin, 07 September 2026 | 00:16
Senin, 07 September 2026 | 00:03
Minggu, 06 September 2026 | 23:52
Minggu, 06 September 2026 | 23:40