Berita

Gatot Pujo Nugroho

Plt Gubsu: Daerah Yang Mengelola, Tapi Tidak Dapat DBH

KAMIS, 11 OKTOBER 2012 | 16:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Seperti beberapa provinsi lainnya, Provinsi Sumatera Utara juga kaya akan sumber daya alam, seperti perkebunan dan pertanian.

Tetapi Sumut tidak dapat menikmati hasilnya melalui skema Dana Bagi Hasil (DBH) karena tidak tercantum dalam UU 33/2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dalam seminar "Dana Bagi Hasil yang Adil Bagi Daerah' di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10).

Untuk mewujudkan asas keadilan bagi daerah sentara perkebunan, perlu dilakukan perubahan UU 33/2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Dana Bagi Hasil (DBH), ujar Gatot, adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. "Pada saat ini perkebunan merupakan urusan pemerintahan daerah. Tetapi belum menjadi sumber DBH," jelas politisi PKS ini.

Hal senada disampaikan mantan Gubernur Sumut, Rudolf M Pardede di tempat yang sama. Saat  jadi Gubernur Sumut, dia bersama 18 Gubernur se-Indonesia sudah menyurati Presiden SBY untuk meminta bagi hasil perkebunan. "Kami tetap dukung dan perkuat. Karena ini tidak adil dan tidak jelas. Makanya hari ini kita adakan seminar," pungkas anggota DPD RI ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya