Berita

denny ja/ist

Denny JA akan Gelar Festival Film Pendek Antidiskriminasi untuk Peringati Hari Sumpah Pemuda

RABU, 10 OKTOBER 2012 | 11:55 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Tahun ini pendiri Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) punya cara lain untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Denny JA yang belakangan melibatkan diri dalam gerakan antidiskriminasi dan antikesetaraan akan menggelar festival film pendek yang diangkat dari lima esai puisi yang ditulisnya. Denny JA beberapa waktu lalu mendirikan Yayasan Indonesia Tanpa Diskriminasi yang bergerak di bidang sosial dan edukasi publik.

Untuk mempromosikan gagasan tanpa diskriminasi itu, misalnya, Denny JA mengirimkan tim pendongeng untuk menghibur anak-anak yang menjadi korban kekerasan di Madura beberapa waktu lalu.

Puncak dari peringatan Hari Sumpah Pemuda yang tengah disiapkan Denny JA adalah festival yang diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 28 Oktober di Bundaran HI, Jakarta Pusat, bersamaan dengan Car Free Day.

Menyambut puncak perayaan, setiap hari Denny akan memutar satu film bertema antidiskriminasi. Di hari pertama, film pendek yang berjudul Romi dan Yuli yang berkisah tentang cinta anak manusia yang diwarnai perdebatan mengenai perbedaan paham agama.

Hari kedua Yayasan Indonesia Tanpa Diskriminasi akan memutar film pendek yang diangkat dari esai puisi Sapu Tangan Fang Yin. Esai puisi dan film pendek ini berkisah mengenai toleransi etnis dan budaya lokal.

Di hari ketiga giliran film Minah Tetap Dipancung yang diputar, Film ini berkisah tentang problem dengan kesetaraan perempuan.

Sementara di hari keempat, film yang diputar berjudul Bunga Kering Perpisahan yang berkisah tentang kasih dua anak manusia yang tak sampai karena perbedaan etnis.

Di hari kelima, sehari sebelum puncak perayaan, akan diputar film berjudul Cinta yang Dirahasiakan. Film ini bertema romantika kehidupan kaum LGBT atau lesbian, gay, biseksual dan transgender.

Kelima film itu, kata Denny JA kepada Rakyat Merdeka Online digarap sutradara muda Hanung Bramantyo.

Lebih dari itu, Denny JA juga mengatakan dirinya bertekad menjadikan Hari Sumpah Pemuda juga sebagai Hari Indonesia Tanpa Diskriminasi. Bagaimanapun juga, sebutnya, negeri ini dapat berdiri hingga kini karena founding father Indonesia mengeyampingkan semua bibit diskriminasi. [guh]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya