Berita

Dunia

Aktifis Berusia 14 Tahun Diserang Pria Tak Dikenal

SELASA, 09 OKTOBER 2012 | 22:35 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang remaja berusia 14 tahun ditembak pria bersenjata di Swat, Barat Laut Pakistan. Perempuan muda ini bukan perempuan biasa, ia dikenal sebagai aktifis hak pendidikan anak perempuan. Namanya Malala Yousafzai, ia diserang hingga terluka dalam perjalanan pulang dari sekolah di Mingora.

Sebagaimana yang dilansir BBC (Selasa, 09/10), seorang pria bersenjata dan berjenggot menghentikan sebuah bus yang penuh dengan anak sekolah, dan menembaki Malala ketika akan naik bus.

Calon peraih penghargaan internasional ini terkena dua peluru dan dilarikan ke rumah sakit, tetapi pihak rumah sakit mengatakan luka Malala tidak terlalu serius.


Malala menulis catatan harian untuk BBC, ketika menguasai kawasan Swat tiga tahun lalu, Taliban melarang pendidikan untuk anak-anak perempuan. [arp]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya