Berita

presiden sby

PERSETERUAN POLRI-KPK

Dorongan agar Presiden SBY Turun Tangan Terus Disuarakan

SENIN, 08 OKTOBER 2012 | 09:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Perseteruan antara dua institusi penegak hukum, Kepolisian dan KPK harus segera diakhiri. Karena itu, Presiden SBY harus segera turun tangan. Sebab, sebagai kepala pemerintahan dan dengan segala kewenangannya, SBY tentu dapat menyelesaikan polemik yang ada.

"Penyelesaian polemik antara kepolisian dan KPK hanya bisa dilakukan bila SBY memiliki political will. Kalau SBY mau turun tangan, tentu segera selesai. Apalagi, Kapolri berada langsung di bawah kordinasi presiden," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh P. Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 8/10.

Saleh mengkhawatirkan bila polemik itu dibiarkan berlanjut dapat menimbulkan dampak negatif bagi pemerintah. Pertama, agenda pemberantasan korupsi yang selalu digaungkan SBY akan menjadi terganggu. Kedua, pihak-pihak yang berkepentingan dengan kegaduhan ini akan memanfaatkannya untuk kepentingan temporal mereka. Ketiga, dapat menimbulkan distrust terhadap kepolisian di tengah-tengah masyarakat.

"Yang lebih berbahaya adalah bisa saja muncul praduga di kalangan masyarakat bahwa SBY sengaja membiarkan polemik itu berlanjut. Kalau praduga ini muncul, maka SBY akan dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam pelemahan KPK. Tentu ini akan merugikan pemerintah dan juga masyarakat," sambung Saleh.

Praduga ini sangat beralasan. Apalagi, polemik ini muncul setelah KPK mengumumkan akan ada tersangka dalam kasus bailout Bank Century. Jangan-jangan, polemik ini sengaja diciptakan agar kasus Century itu tenggelam ditelan perseteruan kepolisian dan KPK.

"Dugaan-dugaan tersebut kita harapkan salah. Agar dugaan itu betul-betul salah, maka SBY harus turun tangan. KPK dan kepolisian harus bergandengan tangan lagi menuntaskan agenda pemberantasan korupsi. Termasuk di dalamnya, kasus Century," demikian Saleh yang juga dosen FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Hari ini, pimpinan KPK bersama Kapolri akan mengadakan pertemuan. Selain itu, Presiden SBY juga akan memberikan keterangan terkait ketegangan dua institusi penegak hukum itu hari ini atau besok. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya