Berita

sri mulyani/ist

Partai Pendukung Sri Mulyani Indrawati Pun Mendesak Presiden agar Bersikap Tegas Hadapi Konflik KPK-Polri

SENIN, 08 OKTOBER 2012 | 04:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ancaman terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah ancaman terhadap Republik Indonesia. Begitu pendapat Dewan Pimpinan Nasional Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) dalam keterangan pers yang mereka kirimkan kepada media hari Minggu (7/10).

Partai yang akan mendukung mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Pilpres 2014 mendatang itu mendesak Presiden SBY agar bertindak tegas menghadapi berbagai upaya pelemahan KPK.

Menurut Partai SRI ada tiga tanda pelemahan KPK yang sedang terjadi saat ini. Pertama, keputusan DPR RI memperlambat pencairan dana pembangunan Gedung KPK sebesar Rp 72,8 miliar yang telah disetujui oleh DPR dan pemerintah melalui APBN 2012. Kedua, rencana merevisi UU 30/2002 tentang KPK. Ketiga tindakan vigilante Polri dalam kasus hukum terhadap Kompol Novel Baswedan dan penyidikan terhadap kasus Simulator SIM.

Selain itu SBY juga diminta memerintahkan Kapolri dan seluruh jajaran Polri bertindak sesuai hukum dan mendukung kerja KPK dalam setiap upaya pemberantasan korupsi dengan tanpa kecuali.

Dalam keterangan yang ditandatangani Ketua Umum Partai SRI, Damianus Taufan, itu juga disebutkan bahwa Partai SRI berkomitmen mengawasi dan mengkritisi perkembangan situasi sehubungan dengan upaya melemahkan pemberantasan korupsi dan KPK saat ini. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya