Berita

yenti garnasih

Yenti Garnasih Kaget Dengar Abraham Samad Sesumbar Mau Tahan Jenderal Susilo

MINGGU, 07 OKTOBER 2012 | 09:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ahli hukum pidana Yenti Garnasih mendengar langsung penegasan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad pada Kamis petang (4/10) lalu.

Saat itu, Abraham mengungkapkan, kalau tak ada halangan, dia akan menandatangani surat penanahan Irjen Djoko Susilo andai (surat penahanannya) diserahkan penyidik, yang menangani mantan Kepala Korlantas Mabes Polri itu pada keesokan harinya atau Jumat (5/10) kemarin.

"Waktu Pak Abraham menyatakan itu (hari Kamis sore), saya ada di samping Pak Abraham. Saya kan datang juga ke KPK itu," kata Yenti kepada Rakyat Merdeka Online Sabtu (6/10) pagi kemarin.

Mendengar pernyataan Abraham Samad yang langsung to the point itu, Yenti mengaku kaget. Menurutnya, Djoko Susilo pada Jumat kemarin memang cukup pantas untuk ditahan. Apalagi memang, pada pemeriksaan pertama dia mangkir. Yenti tetap menganggap mantan Gubernur Akpol itu mangkir walau mengaku sedang menunggu fatwa dari Mahkamah Agung soal siapa yang sebenarnya yang berhak menangani kasus korupsi proyek pengadaan simulator SIM tersebut.

"Dalam keadaan begini, cukup pantas untuk segera ditahan kemarin. Tapi nggak harus disampaikan. Itu sebenarnya nggak boleh. Apalagi ternyata tidak (jadi ditahan)," kesal dosen Universitas Trisakti ini. [zul]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya