Berita

muchlis hasyim

Jurnalis Senior MHJ: Fauzi Bowo Menutup Drama Pilkada Jakarta dengan Indah

SABTU, 06 OKTOBER 2012 | 10:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Perhelatan pemilihan Gubernur DKI Jakarta berakhir sudah. Duet penantang Joko Widodo dan Basuki T. Purnama mengalahkan sang incumbent Fauzi Bowo bersama pasangannya Nachrowi Ramli dalam pertandingan dua putaran.

Setelah mengalami kekalahan yang cukup pahit, Fauzi Bowo tidak berkecil hati. Ia mengakui kekalahan itu dan segera mengucapkan selamat kepada Jokowi. Kemarin (Jumat, 5/10), Fauzi Bowo mengundang Jokowi ke Balai Kota dan memperkenalkannya dengan pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hal yang juga menarik, Fauzi Bowo kembali duduk berdampingan dengan Wakil Gubernur Prijanto yang beberapa waktu belakangan ini menjadi salah seorang lawan politiknya. Prijanto sempat melaporkan Fauzi Bowo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Fauzi Bowo belajar dari kekalahannya dan menutup pertandingan dengan indah. Lebih dari itu, dia juga men-set up satu course baru dalam praktik demokrasi Indonesia Raya," ujar jurnalis senior Muchlis Hasyim yang mengamati pertandingan perebutan kursi DKI-1 ini dari dekat dalam perbincangan Sabtu pagi (6/10).

"Ini adalah ending yang cantik dalam konteks demokrasi," sambungnya.

Muchlis Hasyim yang kerap disapa MHJ ini juga mengatakan, penampilan Fauzi Bowo di Balai Kota kemarin memperlihatkan bahwa anggapan yang berkembang di sementara kalangan selama ini keliru. Fauzi Bowo ternyata bukan figur yang arogan dan mau menang sendiri. Dia juga merakyat dan ramah.

"Ia dengan lapang dada menerima kekalahan. Bagi Fauzi Bowo, jabatan bukan segalanya dan kekalahan juga bukan akhir dari segalanya," masih kata Muchlis.

Pendiri kelompok media Inilah Group ini berharap agar praktik politik yang diperlihatkan Fauzi Bowo dapat dicontoh politisi lain dan menjadi tradisi untuk memperkuat demokrasi Indonesia Raya. [zul

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya