Berita

abdul rasyid/ist

PILKADA SUMUT

Abdul Rasyid Semakin Dipertimbangkan

JUMAT, 05 OKTOBER 2012 | 19:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Peta politik di Sumatera Utara menjelang pemilihan gubernur tahun depan semakin menarik. Nama Abdul Rasyid yang baru belakangan muncul di permukaan semakin berkibar. Staf Khusus Menko Perekonomian itu semakin dipertimbangkan sebagai figur yang pantas memimpin Sumatera Utara.

"Masyarakat Sumut sangat merindukan figur yang tidak pernah tersandung kasus korupsi," begitu Ketua PB Anak Melayu Bersatu, Muhammad Adami Sulaiman, seperti yang diberitakan media massa lokal di Medan hari ini (Jumat, 5/10).

Menurut Adami, Abdul Rasyid pantas menjadi gubernur antara lain karena sebagai anak muda ia terbilang energik dan cerdas, serta memiliki pengalaman yang luas di birokrasi. Abdul Rasyid pun merupakan tokoh yang bersih dari berbagai kasus kelam di masa lalu.

Sumatera Utara membutuhkan figur yang mau berkerja keras dan cerdas. Tanpa itu, Sumatera Utara yang memiliki potensi besar akan tertinggal dari provinsi lain.

Sebelum Muhammad Adami Sulaiman, hal yang senada juga pernah disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah di Sumatera Utara, Ihsan Rambe, beberapa waktu lalu.

Menurut hemat Ihsan, semestinya partai-partai politik membuka diri untuk melirik kandidat lain di luar kandidat yang telah beredar selama ini.

Menurutnya, Abdul Rasyid layak dipertimbangkan mengingat di usianya yang masih sangat muda ia telah kaya pengalaman baik di birokrasi maupun politik. Pengalaman itu tentu sangat penting dalam menata Sumut ke depan.

"Betul memang nama Abdul Rasyid belum beredar. Justru, orang seperti ini yang dibutuhkan. Tidak berambisi, tetapi bila diberi kepercayaan mampu membawa perubahan Kandidat yang ada kan masih sarat dengan ambisi, sementara kapasitas masih banyak yang belum teruji," demikian Ihsan. [guh]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya