Berita

prabowo-sby

Gerindra Anggap Wajar Prabowo Subianto Tak Diundang

JUMAT, 05 OKTOBER 2012 | 10:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Prabowo Subianto tidak diundang dalam acara pertemuan alumni Akabri angkatan 1970 di Balai Kartini pada Selasa malam lalu.

Prabowo pun tak mempersoalkannya.

"Saya kan tidak terlalu tahu tentang itu. (Tapi) Pak Prabowo bilang, memang itu angkatannya beda. Yang diundang kan angkatan 70. Pak Prabowo 74," ujar Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prof. Suhardi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 5/10).

Gerindra merupakan partai besutan Prabowo.

Selain itu juga, masih kata Suhardi, tidak semua alumni 1970 diundang dalam acara yang juga dihadiri oleh Presiden SBY tersebut. "Kan cuma berapa kursinya. Kalau ruangannya 100 (kursi), gimana (menampung) satu angkatan 600 (orang)," dalihnya.

Tapi, dia berprasangka positif kenapa mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Endriartono Sutarto yang merupakan angkatan 1971 juga diundang. "Ya, mungkin karena kawan dekat (angkatan mereka) atau bagaimana. Tapi kalau angkatan (dengan Prabowo) sudah terlalu jauh," jelasnya.

Meski begitu, Prof. Suhardi yang juga gurubesar UGM ini memastikan hubungan Prabowo dengan sesama purnawirawan jenderal baik seangkatan atau tidak, berjalan harmonis.

"Bagus banget. Kan Bapak bisa lihat pertemuan di Denpasar. Di sana siapa yang diundang. Hayo gantian (saya tanya). Siapa pintu yang paling dekat dengan SBY," katanya.

Di Bali pertengahan Mei lalu, angkatan Akabri tahun 1973 mengadakan pertemuan. SBY yang juga angkatan 1973 juga hadir dalam pertemuan itu. Meski begitu, Prabowo yang merupakan angkatan 1974, tetap diundang. "Kan sudah lewat, sudah kemarin," dalihnya saat ditanya lebih lanjut kenapa Prabowo diundang. [zul]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya