Berita

PRESIDEN SBY

PERTEMUAN AKABRI 1970

By Design, SBY Ingin Tunjukkan Kekuatan ke Publik

KAMIS, 04 OKTOBER 2012 | 09:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pertemuan alumni Akabri 1970 yang dihadiri oleh Presiden SBY pada Selasa malam di Balai Kartini, Jakarta, dinilai terencana dan memiliki pesan politik. Meski acara itu dikemas lewat peluncuran buku Mengawali Integrasi, Mengusung Reformasi.

"Saya melihat ini by design," jelas pengamat politik Gun Gun Heryanto kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 4/10).

Lewat pertemuan itu, Presiden SBY seolah-olah ingin menunjukkan ke publik bahwa dia punya jejaring kuat di kalangan purnawirawan militer.

"Ini tidak lepas dari dramaturgi atau show of  force. Dan itu dibuktikan, dia mendapat panggung atau semacam penghormatan dari purnawirawan," jelas Gun Gun.

Dalam kesempatan itu, perwakilan angkatan 1970 Jenderal (Purn) Luhut B. Panjaitan meminta SBY menyiapkan capres sebagai penerus tongkat estafe kepemimpinan.

"Siapa pun (purnawirawan) yang akan maju seolah-olah akan punya ketergantungan poilitik kepada SBY. Jadi ada link and match dengan jejaring politik SBY. (SBY) bisa investasi," jelasnya.

Dan tentu saja, sambung Gun Gun, dukungan para purnawirawan itu dibutuhkan SBY jelang berakhirnya masa jabatannya. "Itu dibutuhkan untuk melewati masa turbulensi di akhir masa jabatannya. Jadi dia ingin landing aman," demikian Gun Gun. [zul]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya