Berita

ilustrasi

Ketum DPP IMM: DPR Harus Perkuat KPK, bukan Melemahkan!

SENIN, 01 OKTOBER 2012 | 19:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Elemen Angkatan Muda Muhamamdiyah (AMM), yaitu Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Nasyiatul Aisyiah (NA) menggelar unjuk rasa damai di depan gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan siang tadi (Senin, 1/10).

Dalam aksinya, mereka menolak segala upaya pelemahan terhadap lembaga antirasuah itu.

"Kami hadir di gedung KPK menemui pimpinan KPK untuk menyatakan dukungan moril dari keluarga besar Angkatan Muda Muhammadiyah," tegas Ketua Umum DPP IMM, Jihadul Mubarok.

AMM, tegas Jihad, menolak keinginan DPR untuk melemahkan fungsi KPK lewat revisi UU 30/2002 tentang KPK. Tak hanya itu, seharusnya DPR juga memperkuat fungsi KPK dengan memberikan hak anggaran untuk membangun gedung, mendapatkan fasilitas yang memadai dan perwakilan di berbagai daerah yang rawan dengan tindak pidana korupsi.

"(DPR) Bukan malah melemahkannya," tegas Jihad.

Untuk itu, DPP IMM mengimbau berbagai pihak untuk mendukung peningkatan kinerja KPK.

"Kami imbau juga kepada elemen lain seperti Polri, Kejaksaan dan Kehakiman untuk mendukung kerja-kerja KPK saat ini. Kami yakin jika lembaga hukum ini bersatu, maka 5 hingga 10 tahun mendatang Indonesia sudah berpredikat bersih dari pejabat yang korup," ungkap Jihad yakin.

Sementara kepada kader IMM di berbagai daerah, Jihad mengimbau untuk memantau kinerja KPK dan mengawal program pemberantasan korupsi.

"Mari bersama-sama kita evaluasi kerja-kerja KPK selama ini secara objektif. Kemudian kita berikan dukungan moril dan materil agar tugas-tugas KPK untuk memberantas korupsi dapat terus ditingkatkan dan meberikan efek jera kepada para koruptor," demikian Jihad. [zul]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya