Berita

arwani thomafi

PPP: Penguatan Institusi KPK Harga Mati!

SENIN, 01 OKTOBER 2012 | 15:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Polemik dan perdebatan terkait revisi UU 30/2002 tentang KPK saat ini masih dalam taraf diskursus yang sehat dalam bingkai demokrasi. Jalan menuju revisi UU tersebut juga masih panjang.

"Draft revisi UU KPK saat ini masih di Badan Legislasi (Baleg) dalam tahap harmonisasi," jelas Sekretaris Fraksi PPP Muhamad Arwani Thomafi (Senin, 1/10).

Terkait substansi draf revisi UU KPK itu, jelas Arwani, PPP tidak akan pernah membonsai KPK.

"Kita ini yang susah payah mengandung dan melahirkan KPK.  Sehingga, PPP harus dan akan berdiri di depan untuk menolak revisi ini jika tujuannya adalah untuk melemahkan KPK dan seluruh program pemberantasan korupsi," ungkapnya.

Karena, penguatan institusi pemberantasan korupsi adalah harga mati. KPK, Kepolisian dan Kejaksaan harus makin diperkuat.

Makanya, sambung Arwani, kelompok fraksi PPP di Baleg akan diminta tegas untuk menyampaikan sikap,  menolak setiap upaya untuk memasukkan pasal-pasal yang akan melemahkan KPK dan seluruh program pemberantasan korupsi di negeri ini.

Tadi, Ketua Baleg Ignatius Mulyono mengungkapkan, pihaknya telah mengembalikan draf revisi UU KPK itu ke Komisi III. Karena di Komisi III sendiri belum final terkait rencana revisi tersebut. [zul]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya