nikita mirzani
nikita mirzani
Selain dapat menodai acara pengumpulan bantuan bagi korban gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, juga dipandang telah melecehkan nilai kesusilaan yang dipertontonkan di depan umum.
"Itu jelas aksi pornografi yang tidak bisa dibenarkan. Apalagi, banyak penonton ibu-ibu yang menyertai suaminya di acara itu, termasuk anak-anak remaja. Lebih parah lagi, peristiwa memalukan itu kini menjadi sorotan luas melalui pemberitaan media massa di tanah air,†kata Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan di Jakarta, Jumat (28/9).
Menurutnya, setiap acara amal mengandung makna kemanusiaan dan berciri filontropis (kedermawanan), sehingga tidak pantas disertai adegan pengumbaran berbentuk syahwat antarlawan jenis untuk merusak citra acara amal yang memiliki misi moral luhur.
"Di tempat penyelenggaran untuk amal mana saja bahkan yang kategorinya internasional, hal merendahkan seperti itu tidak pernah terjadi termasuk dilakukan oleh artis sekalipun. Karena semua orang menyadari keberadaan acara amal yang harus dihormati dengan mengedepankan empati berupa kedermawanan," ujar Syahganda.
Seandainya pergelaran amal dilakukan secara tertutup, lanjutnya, tindakan tidak patut itu pun tak boleh dilakukan.
Karena itu ia menganggap aneh, artis Indonesia justru berani merendahkan harkat acara amal, sementara masyarakatnya dikenal menjungjung tinggi aspek moral dalam mewujudkan rasa solidaritas.
"Artis, kan seharusnya tahu bahwa panggung itu dalam konteks amal, bukan ditujukan untuk ekspresi dirinya,†cetus Syahganda.
Ia menjelaskan, ada etika kuat yang dipegang oleh para pegiat amal atau ’fundrising’ agar setiap pengumpulan dana mempertaruhkan sisi etis demi menjaga kewibawaan pelaksanaannya. Dengan demikian, ketidakpatutan harus betul-betul dihindari meski dengan alasan membujuk orang supaya berderma.
"Sejauh acaranya ditujukan bagi para korban, maka orang akan tetap tertarik untuk menyumbang apakah dengan uang atau bantuan lainnya. Sebaliknya bila diikuti sesuatu yang tercela, orang mungkin bisa malu untuk berpartisipasi," tambahnya. [zul]
Populer
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 09 April 2026 | 12:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
UPDATE
Sabtu, 18 April 2026 | 00:13
Sabtu, 18 April 2026 | 00:01
Jumat, 17 April 2026 | 23:39
Jumat, 17 April 2026 | 23:21
Jumat, 17 April 2026 | 23:01
Jumat, 17 April 2026 | 22:36
Jumat, 17 April 2026 | 22:14
Jumat, 17 April 2026 | 21:45
Jumat, 17 April 2026 | 21:35
Jumat, 17 April 2026 | 21:20