Berita

abdul rasyid

Abdul Rasyid Layak Pimpin Sumatera Utara

JUMAT, 28 SEPTEMBER 2012 | 13:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kandidat-kandidat yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara awal tahun depan masih memiliki standar kompetensi biasa-biasa saja.

Sejauh ini, belum ada satu kandidat yang menonjol dan lebih dari kandidat yang lain.

Buktinya, sampai hari ini masih banyak kandidat yang belum mendapatkan kenderaan politik. Karena partai-partai masih ragu untuk menentukan pilihan calon gubernur yang akan mereka usung.

"Semestinya, partai-partai politik membuka diri untuk melirik kandidat lain di luar kandidat yang telah beredar selama ini. Saya yakin banyak kandidat potensial yang memiliki pengalaman, punya visi, dan putra asli Sumut," ujar Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Ihsan Rambe, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 28/9).

Ihsan sendiri lebih percaya pada kandidat dari kalangan muda yang energik, cerdas, dan pekerja keras. Harapannya, ketika menjadi gubernur, ia akan mampu mengunjungi semua daerah di wilayah Sumut. Dengan demikian, ia mampu mengkordinir secara langsung para kepala daerah dalam rangka melaksanakan pembangunan terpadu dan terarah bagi masyarakat Sumut.

Ketika ditanya siapa kandidat alternatif yang layak dinominasikan, tanpa ragu-ragu Ihsan Rambe menyebut nama Abdul Rasyid, staf khusus Menko Perekonomian RI. Menurutnya, Abdul Rasyid layak dipertimbangkan mengingat di usianya yang masih sangat muda ia telah kaya pengalaman baik di birokrasi maupun politik. Pengalaman itu tentu sangat penting dalam menata Sumut ke depan.

"Betul memang nama Abdul Rasyid belum beredar. Justru, orang seperti ini yang dibutuhkan. Tidak berambisi, tetapi bila diberi kepercayaan mampu membawa perubahan Kandidat yang ada kan masih sarat dengan ambisi, sementara kapasitas masih banyak yang belum teruji," demikian Ihsan. [zul]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya