Berita

prabowo subianto

Prof. Suhardi: Sebelum Pilkada, Elektabilitas Prabowo memang Sudah Tinggi

SELASA, 25 SEPTEMBER 2012 | 14:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prof. Suhardi menegaskan sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta elektabilitas Prabowo Subianto sudah tinggi.

Hal itu dikatakan Suhardi saat dimintai tanggapan atas pernyataan politisi senior PDI Perjuangan Taufiq Kiemas yang kapok berkoalisi dengan Gerindra dan Prabowo Subianto.

"Kalau survei sebelumnya, sebelum Pilkada, (elektabilitas) Pak Prabowo selalu nomor satu. Kalau mendukung Pak Jokowi juga angkanya (elektabilitasnya) bagus, berarti popularitasnya sangat menarik," ujar Suhardi kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 25/9).

Taufiq kapok karena kemenangan Joko Widodo di Pilkada Jakarta lebih meningkatkan elektabilitas Prabowo dibanding istrinya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, berdasarkan survei Saiful Mujani Reseach and consulting.

Tak hanya berdasarkan survei, lanjut Suhardi, fakta di lapangan juga mengungkapkan demikian. Bahwa ada keinginan masyarakat agar mantan Danjen Kopassus itu memimpin negeri ini. "Saya kan terjun ke masyarakat. Naik ojek, naik taksi, naik kereta, saya selalu diskusi,  semua juga mengatakan begitu," ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya tetap berprasangka baik atas pernyataan Ketua MPR tersebut. "Kami tidak terlalu mempermasalahkan. Kami akan bekerja meningkatkan elektabilitas Pak Prabowo," tegasnya seraya mengungkapkan, pihaknya akan selalu mempertahankan hubungan dengan partai berlambang kepala banteng itu. [zul]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya