Berita

Paris Hilton

Blitz

Paris Hilton, Bantah Hina Kaum Gay

SENIN, 24 SEPTEMBER 2012 | 08:58 WIB

Paris Hilton telah membuat kaum gay berang, karena meng­ungkapkan dirinya anti gay dan rasis. Itu terbukti setelah reka­man suaranya di Grindr (jeja­ring sosial khusus gay) me­nye­butkan kaum homoseksual me­njijikkan dan kebanyakan me­ngidap penyakit AIDS.

“Mereka sangat menjijikkan. Aku sangat takut jika aku gay. Aku pasti akan meninggal ka­rena AIDS,” kata Hilton dalam rekaman yang dikutip TMZ.

Namun, bukti rekaman itu di­bantah Hilton. Melalui juru bica­ranya, sang sosialita bilang kalau rekaman tersebut tidak dituju­kannya sebagai hinaan untuk ko­munitas gay. Itu hanya dilaku­kannya untuk meng­ingat­kan ke­pada publik terkait bahaya ber­hubungan seks tanpa kondom.

“Paris Hilton adalah pen­du­kung komunitas gay dan tidak akan pernah menghina ten­tang orientasi seseorang. Dia ha­nya ingin mengatakan ber­ba­haya bagi siapapun yang ber­hubu­ngan seks tanpa kondom, kare­na dapat menyebabkan penya­kit AIDS,” ungkap juru bicara ahli waris Hotel Hilton itu.

Lebih lanjut dikatakan, suara itu direkam oleh sopir taksi saat Hilton berada di Manhattan un­tuk menghadiri New York Fashion Week. Dalam taksi tersebut, Hilton ditemani se­orang teman gay. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya